Beranda Metropolis Miliki Sanggar Selendang Putih Sejak 1974

Miliki Sanggar Selendang Putih Sejak 1974

0
Miliki Sanggar Selendang Putih Sejak 1974
KREATIF: Iin Marlina atau Mak Iin sedang menunjukan aksinya di atas panggung. FOTO: DOK.PRI FOR RADAR DEPOK

Mengenal Lebih Dekat Sosok Mak Iin Adik Udin Nganga (2)

RADARDEPOK.COM, Tak hanya pandai bermain lenong di atas panggung memainkan berbagai peran, seniman Betawi yang satu ini juga memiliki sanggar seni, dan cukup dikenal di Kota Depok.

Laporan: Lutviatul Fauziah

Sanggar Selendang Putih sudah tak asing lagi namanya bagi masyarakat Depok. Sanggar seni tersebut milik keluarga seniman Betawi, Iin Marlina alias mak Iin. Sejak tahun 1974, sanggar ini telah berdiri kokoh, terletak di Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji. Yang menjadi wadah melestarikan kebudayaan dan masih terus eksis hingga saat ini.

Mak Iin dan keluarga, tampaknya belum puas jika hanya mereka yang menjadi pelaku seni. Mereka juga ingin masyarakat dapat mencintai budayanya. Tak mau pelit dengan ilmu seni yang sudah mendarah daging sejak kecil, Mak Iin dan keluarga membagikan ilmunya kepada siapa saja yang ingin melestarikan budaya, khususnya budaya betawi.

Kegiatan latihan rutin dilakukan, mulai dari musik betawi, gambang kromong, tari Betawi, vokal lagu-lagu gambang kromong, drama lenong, hingga silat dilestarikan di sanggar Selendang Putih ini.

“Untuk latihan dilakukan seminggu dua kali. Saya lihat antusias warga Depok untuk melestarikan budaya sangat tinggi,” ucap perempuan kelahiran 1989 ini.

Lain halnya, ketika virus tak kasat mata yang mematikan bernama Covid-19 ini hadir sejak setahun silam. Berbagai sektor merasakan dampaknya, begitu juga dengan seluruh aktivitas rutin yang dilakukan di sanggar Selendang Putih.

Latihan rutin yang biasanya dilakukan, kini tak ada lagi. Semua aktivitas kesenian yang dilakukan di sanggar milik Mak Iin terpaksa harus diliburkan untuk sementara waktu.

Tak tahu sampai kapan, nampaknya virus mematikan ini pun tak kunjung pergi dari peraduan. Yang jelas, ketika semua mulai membaik aktivitas latihan akan kembali dilakukan dengan normal. (bersambung)

 

Jurnalis: Lutviatul Fauziah

Editor: M. Agung HR