vaksin untuk guru

RADARDEPOK.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menargetkan vaksin virus Korona (Covid-19) dilakukan terhadap 5 juta guru.

Berdasarkan keterangan resmi Kemendikbud, vaksinasi dilakukan terhadap seluruh guru dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan swasta dan negeri, baik formal dan non formal secara bertahap.

Daftar peserta maupun jadwal dan lokasi vaksinasi akan diinformasikan langsung oleh dinas kesehatan atau dinas pendidikan atau kantor wilayah Kemenag dari masing-masing daerah.

Lalu, apa syaratnya agar para guru dan tenaga pendidik bisa mendapat vaksin? berikut syaratnya:

1. PTK yang terdaftar cukup membawa identitas diri ke lokasi vaksinasi yang ditentukan pemerintah daerah.

2. Jika PTK tidak terdaftar, dapat menyertakan surat pernyataan dari Pimpinan Satuan Pendidikan dan membawa surat ke lokasi vaksinasi.

Nadiem mengatakan, pemberian vaksinasi akan diprioritaskan bagi guru dan tenaga kependidikan di jenjang pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Kami akan upayakan sebaik mungkin agar target vaksinasi bagi semua PTK selesai sesuai target yang dikoordinasikan Kemenkes dengan pemerintah daerah,” tuturnya dikutip dari keterangan tertulis.

Vaksinasi juga dilakukan terhadap perwakilan dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Ikatan Guru Indonesia (IGI), Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Forum Guru Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia, Majelis Nasional Pendidikan Katolik, Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI), Asosiasi Guru Seni Budaya Indonesia (AGSBI), dan asosiasi profesi guru lainnya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya