Sidang di Pengadilan Negeri
ILUSTRASI SIDANG: Majelis Hakim saat memimpin jalannya sidang salah satu perkara di Ruang Sidang Cakra, Kantor Pengadilan Negeri Depok, Kawasan Boulevard GDC. FOTO: ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rozi Juliantono dalam surat tuntutannya menyatakan, Faiq Maulana Alias Sukarli Karno dengan Nomor perkara 630/Pid.B/2020/PN Dpk, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, dan dituntut 20 tahun sesuai Pasal 340 KUHP.

“Menyatakan, perbuatan Terdakwa Faiq Maulana Alias Sukarli Karno terbukti tanpa hak dan melawan hukum bersalah, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 340 KUHP,” tutur JPU, Rozi saat pembacaan surat tuntutan, Selasa (9/3).

Dalam tuntutannya, Rozi menegaskan, bahwa Terdakwa Faiq melakukan aksinya pada Selasa (4/8/2020) sekira pukul 17.00 WIB bertempat di Lantai 21 Kamar Nomor 2119 Apartement Margonda Residence (Mares) V Jalan Margonda Raya Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji.

Menurutnya, latar belakang perbuatan Terdakwa dikarenakan cemburu terhadap korban, lalu telah terbukti secara sah dan meyakinkan berencana melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap korban dengan membawa alat berupa palu berkepala karet dengan bergagang kayu.

“Palu tersebut dipergunakan untuk memukul bagian belakang kepala korban yang mengenai tungkai otak bagian bawah yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Setelah memukul, terdakwa juga mencekik korban sampai kehabisan nafas,” terang Roji.

Adapun barang bukti yang diamankan meliputi, dua ulas tali sepatu untuk mengikat tangan korban, lakban bening untuk menutup mulut dan mengikat kaki korban, palu berkepala karet dengan bergagang kayu, kaos warna biru dongker, celana jeans warna hitam, celana dalam warna pink, dan BH warna biru muda yang digunakan korban.

“Menyatakan satu buah KTP atas nama Faiq Maulana tetap terlampir dalam berkas perkara, satu buah KTP atas nama Astri Oktaviani, dua buah cincin berwarna putih kuning, satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru No. Polisi B 6475 ENV tahun 2009 berikut STNK, dan satu unit HP merk OPPO F9 warna ungu dikembalikan kepada Saksi Rani Sulistiani,” tutup Roji. (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR