rumah baru korea selatan
ILUSTRASI

RADARDEPOK.COM – Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Korsel, Hong Nam-ki mengatakan Pemerintah Korea Selatan (Korsel) akan mewujudkan ketersediaan rumah bagi warga negaranya.

Melansir dari Korea Times, ketersediaan pasokan rumah tersebut akan diadakan pada 2025.

“Pasokan 830.000 rumah pada 2025 dilaksanakan sesuai rencana dengan jadwal yang telah disusun,” kata Hong Nam-ki.

Tapi, Pemerintah Korsel terlebih dahulu memilih daerah yang menjadi sasaran pasokan rumah tersebut.

Selain itu, ada beberapa langkah tindak lanjut yang harus dilakukan untuk menyediakan rumah di Korsel.

“Rencana tersebut akan dikelola secara ketat dan secara bertahap,” ucap Hong Nam-ki.

Dalam langkahnya menghindari aktivitas ilegal, pemerintah Korsel akan langsung melakukan blacklist kepada oknum yang bersangkutan.

“Mereka yang terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum akan secara permanen dipaksa keluar dari pasar dan tidak pernah kembali,” ujar Hong Nam-ki.

Memegang komitmen melakukan pengadaan secara legal dan bersih, pemerintah Korsel melarang pekerja mereka untuk bekerja di bidang yang sama secara bersamaan.

“Permintaan entitas perusahaan untuk izin usaha yang berkaitan akan ditolak,” ujar Hong Nam-ki.

Jika oknum tersebut memanipulasi pasar dengan menggunakan informasi rahasia yang dimiliki, ia akan dijatuhi hukuman yang lebih berat.

Hukuman tersebut juga termasuk ke dalam pembentukan kartel yang dimaksudkan untuk mengontrol perubahan real estate dan proses tanah, pembatalan kontrak setelah penawaran pada harga tertinggi untuk mendorong kenaikan harga, dan terlibat dalam penyimpangan lotre bersyarat untuk mendapatkan kesempatan memenangi rumah.

Peluang menang lotre perumahan lebih besar bagi mereka dengan skor kelayakan yang lebih tinggi dengan perhitungan beberapa kondisi termasuk durasi tidak memiliki rumah, seberapa lama rekening bank telah dibuka, status perkawinan dan jumlah anak, dan faktor lainnya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya