Beranda Metropolis Pemkot Depok Tetapkan Wilayah P2WKSS 2021

Pemkot Depok Tetapkan Wilayah P2WKSS 2021

0
Pemkot Depok Tetapkan Wilayah P2WKSS 2021
VIRTUAL: Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono saat menghadiri rapat koordinasi program P2WKSS di Lantai 5 Gedung Balaikota Depok, Jumat (12/3). FOTO: PUTRI DISA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemkot Depok telah menetapkan lokasi program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tahun 2021, yaitu Kelurahan Bojongsari RT1/RW2.

Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan kerja di wilayah P2WKSS agar bisa meningkatkan sisi infrastruktur, sosial, dan ekonomi untuk masyarakat, terutama bagi kaum perempuan.

“Program khusus perempuan ini diharapkan bisa menambah aktivitas dan kreatifitas bagi kaum perempuan yang ada di lokasi,” tutur Imam kepada Radar Depok, Jumat (12/3).

Imam menjelaskan alasan mengapa Kelurahan Bojongsari RT1/RW2 karena programnya untuk pemukiman kumuh, maka lokasi tersebut akan dilakukan perbaikan infrastruktur, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan lainnya.

“Termasuk juga fasilitas kesehatan, seperti posyandu. Kemudian perekonomian keluarga perempuan juga harus bisa membackup. Kegiatan ini bisa mempunyai nilai tambah,” ucapnya.

Imam berpesan kepada semua dinas yang akan bergerak dalam P2WKSS, diharuskan fokus di RT1/RW2, untuk membuat perubahan yang signifikan. “Sesuai dengan garapan masing-masing di bidangnya. Targetnya adalah agar bisa Juara Satu di Jawa Barat,” ujar Imam.

Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, terpilihnya Kelurahan Bojongsari karena dilihat dari tiga aspek.

“Seperti tingkat kekumuhan, angka kemiskinan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Inti dari P2WKSS adalah membangun sebuah kampung agar kekumuhan berkurang, angka kemiskinan berkurang, dan IPE naik,” tuturnya.

Nessi menyebutkan, pelaksanaan P2WKSS pada tahun 2021 sebenarnya tidak jauh berbeda dari 2020. Karena masih berada di situasi pandemi Covid-19, kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kalau dulu sebelum pandemi Covid-19 pesertanya bisa banyak, sekarang dibatasi. Namun, untuk pelaksanaannya tetap dilaksanakan,” tutupnya. (dis)

 

Jurnalis: Putri Disa

Editor: M. Agung HR