SEMANGAT : Pembuatan lubang resapan biopori di RT 9/9, Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Kecamatan Cimanggis, Kamis (25/3).FOTO:LULU/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Setelah dilakukan launching lubang biopori Kecamatan Cimanggis di RW 2 Kelurahan Curug, pada Rabu (24/3). Kini dilakukan di RT 9/9 Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Kamis (25/3).

Sekretaris Kecamatan Cimanggis, Abdul Mutolib mengungkapkan, bahwa kini telah dilakukan pembuatan lubang resapan biopori di Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS).

“Dengan telah dilakukannya pembuatan lubang resapan dibeberapa lokasi, dapat menicu peran serta aktif dari masyarakat, sehingga masyarakat dapat aktif membuat biopori secara mandiri di rumahnya masing-masing,” terangnya.

Dirinya berharap, target 1.700 di tiap Kelurahan bisa betul-betul hadir atau jika berbasis RW sekitar 108 hingga 110 lubang untuk 92 RW.

“Ini akan terus dilakukan di enam kelurahan yang ada di Kecamatan Cimanggis, sesuai target yang sudah kami buat,” tuturnya.

Lurah Pasir Gunung Selatan, Supriyatun mengatakan, hari ini dilakukan pembuatan lubang biopori di RT 9/9, dan nantinya akan dibuat di 15 RW yang ada di wilayahnya. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir pula Anggota Dewan Komisi C Fraksi PKS Sri Utami, Ketua LPM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, PKK, Pokja Sehat, Katar, serta para Ketua RT dan RW.

“Kami akan buat lubang biopori sebanyak mungkin, minimal 20 lubang tiap RT nya atau tiap rumah satu lubang,” ujarnya.

Dirinya juga menghimbau kepada para ketua lingkungan dan masyarakat di wilayah PGS agar dapat membuat lubang biopori sebanyak-banyaknya dengan cara swadaya.

“Terutama di lokasi yang ada genangan air ketika musim hujan, karena ini sebagai upaya untuk mengurangi banjir, karena dengan lubang biopori yang dibuat dapat meningkatkan resapan air,” tandasnya.(rd/tul)

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Febrina