amankan gereja
AMANKAN : Kasat Sabhara Polrestro Depok, Kompol Subandi, meninjau gereja di Kota Depok. FOTO : INDRA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN – Kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, tentu membuat panik seantero negeri. Seluruh aparatur keamanan, meliputi TNI/Polri langsung memberikan pengamanan terhadap gereja. Termasuk di Kota Depok.

Untuk di Kecamatan Sawangan dan Bojongsari, Polsek Sawangan langsung menerjunkan personelnya untuk mengamankan jalannya ibadah.

Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Lumban Tobing mengatakan, usai bom di Makassar, pihaknya berdasarkan perintah Kapolrestro Depok, langsung memberi pengamanan khusus di gereja.

Ada tiga gereja yang kami amankan di Kecamatan Sawangan dan Bojongsari,” kata AKP Rio, Senin (30/3).

Dia mengungkapkan, setiap gereja yang melangsungkan ibadah Minggu, dijaga beberapa personel TNI dan Polri, beserta Binmas dan Babinsa setempat. Jalannya ibadah kemarin, aman dan kondusif,” bebernya.

Dia menjelaskan, pengaman ini tak berhenti saat pelaksanaan ibadah Minggu saja. Akan tetapi, hingga saat ini pengamanan dan monitoring terus dilakukan di gereja – gereja tersebut.

Pengamanan juga akan dilakukan pada pelaksanaan ibadah malam paskah dan hari kenaikan,” bebernya.

Namun demikian, untuk pengaman berikutnya, pihaknya belum tahu jumlah personel yang akan diterjunkan. Hal ini lantaran belum adanya perintah dari pimpinan mereka.

Untuk jumlah personel dalam pengamanan ibadah malam paskah dan kenaikan ditentukan kemudian,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro