jalur khusus sepeda jakarta
ILUSTRASI

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Pro dan kontra terkait pesepeda bisa ditilang terus bergulir. Pasalnya, saat ini marak pesepeda yang keluar dari jalur.

Meski sudah disediakan jalur khusus sepeda di Jalan Sudirman-Thamrin oleh Pemprov DKI Jakarta, namun banyak pesepeda yang keluar dari jalur tersebut.

Polisi pun mewanti-wanti pesepeda yang keluar dari jalur sepeda bisa ditindak sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kalau sepeda yang keluar jalur itu bisa kena Pasal 299 UU Lalu Lintas Angkutan Jalan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Berikut ini isi Pasal 299 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tahun 2009:

Setiap orang yang mengendarai Kendaraan Tidak Bermotor yang dengan sengaja berpegang pada Kendaraan Bermotor untuk ditarik, menarik benda-benda yang dapat membahayakan pengguna jalan lain, dan/atau menggunakan jalur jalan kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122 huruf a, huruf b, atau huruf c dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 (lima belas) hari atau denda paling banyak Rp 100.000 (seratus ribu rupiah).

Selain pesepeda, pemotor yang menerobos jalur sepeda bisa ditilang. Pemotor yang masuk jalur sepeda bisa ditindak sesuai Pasal 287 UU Nomor 22 Tahun 2009. Dalam aturan tersebut, para pengendara bisa dijerat sanksi denda sebesar Rp 500 ribu dan kurungan dua bulan penjara.

Lebih lanjut Sambodo mengatakan, penerapan sanksi itu nantinya akan dimulai usai pemerintah telah meresmikan jalur sepeda di Jakarta.

“Kalau nanti jalur sepeda sudah dipermanenkan bakal kita tindaklah. Sementara ini baru sosialisasi,” terang Sambodo. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya