Beranda Pendidikan Program KKN UP: Pandemi Covid-19 Sebagai Kelas Kehidupan Mahasiswa

Program KKN UP: Pandemi Covid-19 Sebagai Kelas Kehidupan Mahasiswa

0
Program KKN UP: Pandemi Covid-19 Sebagai Kelas Kehidupan Mahasiswa
FOTO : DOK. UNIVERSITAS PANCASILA

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Maret 2021 setahun sudah dunia berada dalam situasi pandemi Covid-19.  Selama itu pula, semua pihak dipaksa untuk beradaptasi dengan perubahan gaya hidup yang sangat cepat.  Perguruan tinggi berlomba menumbuhkan kreativitasnya pada masa yang serba terbatas ini. Salah satunya adalah kreativitas dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Universitas Pancasila (UP) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pancasila (LPPM UP) juga mencari strategi baru dalam melaksanakan KKN, dan akhirnya disepakati untuk melaksanakan KKN Mandiri dengan tema ‘Penekanan laju Penularan Covid-19 dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19’.

Kepala LPPM UP, Dewi Trirahayu mengatakan, kegiatan KKN Mandiri 2021 dilaksanakan Februari oleh 56  mahasiswa angkatan 2016-2018 yang tersebar di daerah Jabodetabek, Sukabumi, Brebes dan Lampung. Para mahasiswa didampingi Dosen Pembimbing KKN serta Satgas KKN UP perwakilan dari setiap Fakultas.

“Dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini kegiatan KKN dilaksanakan secara luring dan daring.  Program  KKN dirancang sedemikian rupa,  sehingga  dapat terus mendorong  LPPM UP menuju klaster Pkm unggul, oleh karena itu program KKN terus mengalami pengembangan dan meningkatkan koordinasi lintas disiplin ilmu,” ucap Dewi.

Sebagai wujud keseriusan LPPM UP dalam melaksanakan kegiatan KKN Mandiri di tengah pandemi,  sebelum para mahasiswa turun ke lapangan diadakan kegiatan pembekalan dengan materi, di antaranya etika, teknik komunikasi, penyusunan laporan yang difasilitasi oleh para Dosen dan panitia KKN. Selain itu LPPM juga mengirimkan ‘KKN Kit’ yang terdiri dari masker dan hand sanitizer kepada seluruh peserta termasuk kepada seluruh Dosen Pembimbing dan Tim Satgas KKN.

“Program KKN ini dirancang agar memiliki dampak baik bagi semua pihak, oleh karena itu  sebagai apresiasi kepada mahasiswa, maka dari kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan 30 poin untuk Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Hal ini tentunya dapat menjadi nilai tambah tersendiri bagi mahasiswa saat mereka bekerja,” paparnya.

Dampak baik bagi lingkungan KKN adalah karena mahasiswa tinggal di lingkungan tersebut, mereka dapat segera memahami permasalahan masyarakat sekitar, sehingga kegiatan yang dilakukan dapat tepat sasaran dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Bahwa interaksi langsung mahasiswa  dengan masyarakat baik yang dilakukan sebelum, pada saat, dan setelah pelaksanaan diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai kebutuhan masyarakat di tengah pandemi, sehingga mahasiswa mendapatkan pembelajaran berharga selama KKN langsung dari ‘kelas kehidupan; yaitu lingkungan masyarakat sekitarnya,” ujarnya.

Dewi menjelaskan, beberapa produk dari kegiatan KKN ini adalah edukasi pencegahan penyebaran Covid-19 melalui berbagi media kreatif seperti e-poster dan video, penggunaan bahan alam Indonesia yang dapat dikonsumsi untuk menjaga kesehatan, serta edukasi penggunaan media digital untuk UMKM yang terdampak Covid-19.

Lebih lanjut ia menjelaskan, KKN Mandiri merupakan salah satu solusi adaptif yang dapat ditawarkan perguruan tinggi dalam menghadapi perubahan sistem kuliah. Layanan universitas perlu terus berorientasi terhadap kepentingan mahasiswa, sehingga kegiatan akademik tidak tertunda yang berarti juga tidak menunda waktu kelulusan.

“Karena itulah, penting bagi Universitas untuk tidak berhenti pada kesulitan, namun untuk terus  melihat peluang dalam setiap kondisi dan aspek,” pungkasnya. (cky)

 

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah