ridwan kamil ganjil genap
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

RADARDEPOK.COM – Kebijakan Kota Bogor dengan memberlakukan ganjil genap mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan dampak yang baik dalam menekan penyebaran virus Korona (Covid-19).

Ridwan Kamil atau Emil menilai, kebijakan ganjil genap Kota Bogor salah satu kebijakan yang tepat dalam menekan penyebaran Covid-19.

“Terkait Bogor, saya melihat apa yang diupayakan, itu sangat baik. Terbukti kalau saya monitor dari hasil ganjil genap, pergerakan turun. Di mana kalau pergerakan turun, kasus pasti turun,” papar Emil.

Ia pun merasa bangga, saat ini tingkat keterisian ruang perawatan Covid-19 di Kota Bogor paling rendah di kawasan Bodebek dengan 44%. Angka itu, terus turun dari 85% pada awal Februari lalu yang menurut standar WHO minimal diangka 60%.

“Jadi udah keren dari 85% ke 44%, Ini Bogor paling rendah,” kata Emil.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebutkan, wilayahnya sudah melakukan empat minggu setiap akhir pekan memberlakukan sistem ganjil genap, pada awal pemberlakukan ganjil genap sektor ekonomi drop (jatuh). Namun, minggu berikutnya bisa teratasi .

“Minggu kemarin, ganjil genap keempat, (keterisian) hotel membaik, pasar membaik. Indikator (angka kasus) membaik juga. Tetapi restoran tetap turun. Itulah, kita tiadakan ganjil genap selama dua minggu ke depan,” kata Bima.

Kata dia, pertimbangan Pemkot Bogor lebih kepada sedikit relaksasi karena ada pertumbuhan yang baik. Tidak menutup kemungkinan ketika angkanya naik, kebijakan ganjil genap diberlakukan lagi untuk kembali menekan penyebaran Covid-19.

“Inikan pertimbangan kebijakan gas rem tadi. Kita ingin lihat dampaknya karena menunjukan ekonomi memang berpengaruh meski tiga minggu terakhir trennya naik, semuanya terlihat normal,” tambah Bima. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya