DENGAR ASPIRASI : Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Rizki Apriwijaya (kiri), menggelar Reses II Tahun Sidang 2020-2021, Senin (1/3). Turut mendampingi, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna. FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Rizki Apriwijaya menilai generasi milenial menjadi pangsa pasar yang baik bagi koperasi. Sehingga, soko guru ekonomi Indonesia ini pun harus menggerakan organisasinya menyasar ke kaum milenial.

Rizki mengungkapkan, saat ini Koperasi harus bisa berevolusi agar lebih modern. Sehingga, kedepannya dapat diminati generasi milenial.

“Harus bergerak menyasar ke milenial,” tutur Rizki kepada Radar Depok usai menggelar Reses II Tahun Sidang 2020-2021 di Kecamatan Beji.

Rizki yang akrab disapa Dewan Milenial ini mengungkapkan, saat ini keberadaan koperasi lebih cenderung untuk kalangan orang tua. Sehingga, diperlukan terobosan agar dapat diminati generasi milenial.

“Bisa dengan melakukan digitalisasi atau membuat program yang dapat diterima kalangan milenial,” paparnya.

Yang menjadi alasan memilih anak muda, sambung Dewan Milenial ini, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2025-2035, di mana penduduk yang masuk ke dalam usia produktif jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan penduduk usia tidak produktif. Usia produktif yang dimaksud adalah berkisar antara 15 hingga 64 tahun.

“Ini menjadi potensi pasar yang baik bagi koperasi,” terangnya.

Dari sini, sambung dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-kota Bekasi) tersebut, koperasi nantinya dapat lebih maju lagi dan kembali menjadi primadona bagi warga.

“Koperasi itu kan dari anggota untuk anggota, manfaatnya untuk kesejahteraan anggota. Jadi harus bisa berevolusi untuk mengembangkan usaha mereka,”tutup Rizki. (cky)

 

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah