Beranda Politika RUU PKS Adalah Wujud Keberpihakan Negara kepada Perempuan

RUU PKS Adalah Wujud Keberpihakan Negara kepada Perempuan

0
RUU PKS Adalah Wujud Keberpihakan Negara kepada Perempuan
Foto :  Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PDI Perjuangan, Waras Wasisto.

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Waras Wasisto menegaskan bahwa disahkannya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) masuk Prolegnas sebagai bukti keberpihakan negara kepada perempuan.

“Penyerapan aspirasi publik selalu menjadi pertimbangan utama DPR dalam menetapkan RUU prioritas dalam Prolegnas 2021. Keinginan publik dipertimbangkan untuk kemudian dilakukan kajian mendalam terkait pro dan kontranya sebelum RUU tersebut masuk dalam Prolegnas Prioritas tahun ini,” kata Waras kepada Radar Depok, Kamis (25/03).

Sebab, sambung Wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini menjelaskan, terkait masuknya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, ini memperlihatkan betapa DPR juga menyerap aspirasi kelompok sipil perempuan yang ingin mendapatkan perlindungan dari negara terhadap kejahatan kekerasan seksual.

“RUU PKS memang turut masuk dalam RUU Prolegnas Prioritas Tahun 2021. RUU ini sebenarnya sudah diusulkan oleh Komnas Perempuan sejak 2012, tetapi baru masuk dalam prioritas prolegnas saat Puan menjabat sebagai Ketua DPR,” tegas Waras.

Dia  menilai masuknya RUU PKS ini sebagai bentuk keberpihakan negara terhadap korban kekerasan seksual. “Lewat RUU PKS ini negara memperlihatkan keberpihakannya kepada korban kekerasan seksual,” pungkasnya. (cky)

 

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah