Beranda Metropolis Siap-siap, 23 Maret E-Tilang Diberlakukan di Margonda

Siap-siap, 23 Maret E-Tilang Diberlakukan di Margonda

0
Siap-siap, 23 Maret E-Tilang Diberlakukan di Margonda
Kasat Lantas Polrestro Depok, AKBP Andi Indra Waspada

RADARDEPOK.COM – Bagi pengendara yang doyan melanggar aturan di Jalan Margonda Raya mulai pekan depan harus hati-hati. 23 Maret tepatnya, Polrestro Depok sudah mulai menerapkan tilang elektronik (E-Tilang). Kebijakan tersebut juga beriringan dengan  peluncuran E-Tilang bersama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya (PMJ).

“Pelaksanaan grand launching di Kota Depok 23 Maret 2021 dengan Ditlantas Polda Metro Jaya (PMJ),” ujar Kasat Lantas Polrestro Depok, AKBP Andi Indra Waspada, Senin (15/3).

Menurutnya, ada beberapa jenis pelanggaran yang nantinya dapat terdeteksi kamera E-Tilang seperti, pengendara tanpa kenakan sabuk pengaman saat berkendara hingga penggunaan handphone. “Jadi dua jenis pelanggaran Lalu Lintas tersebut yang nanti terdeteksi camera E-Tilang,” kata Andi.

Terkait landasan hukum penerapan e-Tilang. Polrestro Depok berpedoman pada beberapa aturan yang telah ada. Di antaranya Undang-undang No.11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Pasal 5 Ayat 1.

Kemudian Undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan pasal 272 ayat 1, Peraturan Pemerintah No. 80 Tahun 2012 tentang tata cara pemeriksaan kendaraan di jalan dan penindakan pelanggaran Lalu Lintas.

Berikutnya mengacu aturan angkutan jalan pasal 14 ayat 3, serta Peraturan Kapolri No.5 Tahun 2012 tentang regristasi dan indentifikasi kendaraan bermotor pasal 115 ayat 5.

Sementara itu, Polrestro Depok memasang camera dan akan terapkan E-Tilang di ruas Jalan Margonda Raya Kota Depok.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono menyebut,  tepatnya Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sebagian kabupaten atau kota sudah mererapkan sistem ini. Namun, untuk proses klaimnya masih harus datang ke Polda setempat.

Khusus Depok, sambungnya, klaim ETLE ini bisa dilakukan di Kota Depok, dan tidak perlu datang ke Polda Metro Jaya. Karena Diskominfo telah membantu menghubungkan Polrestro Depok dengan database yang ada di Polda Metro Jaya melalui dedicated IP public. Sehingga semua data tilang dapat diproses di Polresta Depok. Ini membuat pelayanan menjadi lebih cepat dan masyarakat lebih nyaman. “Tentunya dengan diterapkannya ETLE di Kota Depok, saya berharap pengguna jalan semakin disiplin dan masyarakat semakin aman dalam berlalulintas. Ini salah satu inovasi Polrestro Depok dan pemkot,” tandasnya.

Perlu diketahui, Tilang Elektronik atau Pelanggaran digitalisasi yang namakan dengan E-tilang adalah denda yang dikenakan oleh penegak hukum yaitu Polisi kepada pengguna atau pemakai jalan yang melanggar peraturan di Depok, Jawa Barat.(rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa 

Editor : Fahmi Akbar