Beranda Satelit Depok Teganya, Pedagang Kecil jadi Korban Perampasan

Teganya, Pedagang Kecil jadi Korban Perampasan

0
Teganya, Pedagang Kecil jadi Korban Perampasan
CEK LOKASI : Petugas dari Polsek Sawangan sedang mengecek kondisi korban perampasan di Kelurahan Curug. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, CURUG Sungguh malang nasib Alif (71), warga Kelurahan Cinangka, Kecamatan Cinangkan. Pria yang berprofesi sebagai pedagang kerajinan anyaman bambu keliling ini, menjadi korban kebiadan orang yang mengaku sebagai anggota penegak hukum.

Alif harus merelakan uang hasil dagangan dan sejumlah barang miliknya dirampas pelaku setelah ditakut-takuti akan ditangkap lantaran membawa benda terlarang.

Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Lumban Tobing mengatakan, kejadian perampasan tersebut terjadi di depan Kafe Kopikuts, RT2/2, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Jumat (12/3), sekira pukul 09:30 WIB.

Awalnya, Alif sedang berjalan membawa grrobaknya di lokasi kejadian, tidak lama korban dicegat seorang berbadan gemuk, berkulit hitam dengan perawakan garang sembari mengancam. Pria biadab tersebut turun dari motornya dan menuduh korban membawa narkoba.

Pelaku berlagak seolah petugas dengan melakukan penggeledahan ke kantong korban dan tubuh korban,” kata Rio, Jumat (12/3).

Dia mengungkap, selain melakukan penggeledahaan, pelaku juga memerintahkan korban untuk mengeluarkan isi tasnya. Dari dalam tas korban dikeluarkan hape merk Nokia, KTP dan uang sebesar Rp 1.500.000.

Pelaku juga memukul jidat korban, jadinya korban takut kemudian isi tas korban diletakan di jalan,” ucapnya.

Dia menjelaskan, setelah diletakan di jalan, barang-barang korban langsung diambil pelaku dan langsung pergi dengan sepedah motornya. “Korban ditinggalkan dalam keadaan syok dan ketakutan di pinggir jalan,” bebernya.

Pihaknya sudah mendatangi tempak kejadi dan mengecek kondisi korban. Setelah diminta untuk membuat laporan kepolisian, korban memilih untuk membuat surat keterangan hilang.

Korban menolak membuat laporan, hanya minta dibuatkan surat kehilangan saja. Tapi kami tetap memproses kejadian ini dan pelaku sudah dalam proses perburuan kami,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro