Beranda Metropolis Wakil Walikota Depok Dengarkan Keluhan Pendamping PKH

Wakil Walikota Depok Dengarkan Keluhan Pendamping PKH

0
Wakil Walikota Depok Dengarkan Keluhan Pendamping PKH
AUDIENSI: Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono saat menerima audiensi dan silaturahmi dari SDM PKH, di Ruang Teratai, Balaikota Depok, Selasa (16/3). FOTO : PUTRI/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH), dapat perhatian dari pemerintah kota (Pemkot) Depok. Selasa (16/3), Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono secara langsung menerima audiensi sekaligus silaturahmi pendamping PKH, guna mendengar permasalahan yang ada di lapangan secara nyata.

Imam mengaku, senang bisa bertemu para pendamping PKH, karena menurutnya pendamping PKH adalah salah satu yang harus diperhatikan. Agar terjadi perubahan ekonomi di Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dan ekonomi semakin terangkat, sehingga kemiskinan berkurang.

“Alhamdulillah di masa awal saya dilantik bisa bertemu para pendamping PKH. Mereka mempunyai harapan agar bisa dibantu program peningkatan ekonomi dan kapasitas pendampingnya,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, Selasa (16/3).

Imam menjelaskan, setelah KPM tergraduasinya nantinya otomatis bantuan akan terhenti dan artinya sudah bisa hidup mandiri. Dia siap bermitra dengan para graduasi KPM. “Siap bermitra dengan program pemerintah maupun program non pemerintah, begitu juga dengan pelatihan-pelatihan untuk menambah skil yang berguna untuk peningkatan ekonomi,” ucap Imam.

Imam berpesan kepada para pendamping PKH, agar meluruskan niat yang mulia untuk membantu orang lain. Kemudian bisa fokus bekerja dalam programnya. Serta bisa membuka komunikasi yang baik. “Komunikasi yang baik dengan PKM, koordinator, dinas terkait, dan juga saya sendiri Wakil Walikota,” lanjutnya.

Sementara itu, Kasi Linjamsos Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Muliasri Ali mengatakan, acara yang digelar hari ini adalah inisiatif dari Wakil Walikota yang ingin bertemu dengan SDM PKH, karena banyaknya pengajuan di lapangan.

“Disini kami memberikan kepada Wakil Walikota terkait gambaran proses PKH dari 2014 sampai dengan saat ini. Seperti berapa banyak pendamping hingga berapa banyak penerima bantuannya,” tuturnya.

Menurut Asri, dengan digelarnya audiensi ini, ada harapan dalam meningkatkan aksebilitas dalam upaya meningkatkan kesejahteraan. Terlebih lagi ada target graduasi yang harus dicapai. Jangan sampai yang graduasi mengkhawatirkan. “Jangan sampai nanti mengkhawatirkan dan  jatuh miskin kembali,” tambahnya.

Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Hengky yang hadir dalam kegiatan audiensi PKH mengatakan, apabila dilihat dari tupoksi para pendamping PKH, mereka sangat luar biasa. “Terlebih lagi masing-masing dari mereka bertanggungjawab atas 300 orang KPM,” tuturnya.

Hengky merasa senang bisa hadir bersama para pendamping PKH dan berjanji akan bersinergi bersama dan mensejahterakan para pendamping PKH. Baik dari segi pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi. “Para pendamping ini adalah pejuang kemanusiaan. Karena mungkin secara materi tidak terlalu didapat, namun percayalah bahwa dari sisi amaliyah sangat luar iasa,” ucapnya.

Menurutnya, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Dan berharap para pendamping PKH bisa menyuarakan persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan. “Agar pemerintah bisa tahu dan membantu,” pungkasnya.(rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar