walikota bus
LAUNCHING: Walikota Depok, Mohammad Idris saat peluncuran bus rapid transit (BRT) danJabodetabek Residence Connection (JRC) di Terminal Depok, Rabu (24/3). FOTO : PUTRI/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali memanjakan warga dalam bertransportasi. Rabu (24/3), bus rapid transit (BRT) dan Jabodetabek Residence Connection (JRC) diluncurkan. BRT, dikhususkan bus keliling di Jalan Margonda Raya, sedangkan JRC dengan jurusan dimulai dari sub Terminal Sawangan hingga Bundaran Senayan.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, warga Kota Depok sebanyak 60 persen adalah commuter, yang artinya berangkat pagi dan pulang malam. Sehingga, pelayanan transportasi public sangat dibutuhkan dan ditunggu-tunggu.

“Tapi disini sama-sama diketahui bahwa kemajuan ini masih terus berproses. Pada kali ini kami menampilkan bus untuk pelayanan publik yang bias digunakan,” tuturnya kepada Radar Depok, Rabu (24/3).

BRT JRT dinilai sebagai propaganda untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh masyarakat, sehingga masyarakat beralih ketransportasi umum. “Jadi nantinya masyarakat bias menggunakan transportasi ini setiap harinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, BPTJ menargetkan pada 2029 penguna kendaraan pribadi di Jabodetabek akan beralih ketransportasi umum sebesar 60 persen. “Saat ini masih hanya 32 persen. Maka dari itu, kami menambah transportasi umum yang langsung bias melayani masyarakat,” jelasnya.

BRT akan melayani masyarakat untuk berkeliling Jalan Margonda Raya. Yang meliputi Balai Kota Depok, Dmall, Detos, Margo City, Pesona Square, dan Ramayana, dengan  waktu kurang dari 30 menit.

Kemudian, untuk rute bus JRC, yakni Terminal Sub Sawangan–Juanda via Tol Sawangan–MRT Fatmawati–Bundaran Senayan dengan  pembagian waktu keberangkatan pada pukul 05:30 WIB, 06:00 WIB, 06:30 WIB dan jam kepulangan 16:30 WIB, 17:30 WIB, 20:00 WIB. Tarif  dalam masa uji coba yang sangat terjangkau yaitu Rp25 ribu.

Sedangkan, sambungnya, bus JRC dengan rute Garden at Candi–MRT Lebak Bulus via Pool Ciputat–UIN dengan jam keberangkatan 05:30 WIB, 06:00 WIB, 06:30 WIB dan jam kepulangan 16:30 WIB, 17:30 WIB dan 20:00 WIB. Untuk tarif uji coba sebesar Rp20 ribu. “Diharapkan dengan fasilitas yang ada, masyarakat bias mendapatkan kenyamanan. Sehingga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,” bebernya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa menuturkan, ini merupakan uji coba, nantinya  akan evaluasi. Jika minatnya tinggi tentu tidak menutup kemungkinan  akan ditambah armada dan jam operasionalnya. “Warga sudah bisa menggunakannya pada, 29 Maret 2021,” ungkapnya.

Bus yang telah diluncurkan ini memiliki banyak fasilitas. Di antaranya wifi, stop kontak charger, AC, reclining seat. Tidak lupa di masa pandemi juga wajib memakai masker, penyediaan hand sanitizer dan pengukuran suhu tubuh yang tersedia di armada untuk penumpang sebelum memasuki armada bus JRC Perum PPD. “Kami juga melakukan pembersihan pada interior dan eksterior bus dengan cairan desinfektan,” tutupnya.(rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa 

Editior : Fahmi Akbar