Beranda Satelit Depok Warga Bojongsari Touring ke Gunung Bunder : Tingkatkan Silaturahmi Jelang Ramadan

Warga Bojongsari Touring ke Gunung Bunder : Tingkatkan Silaturahmi Jelang Ramadan

0
Warga Bojongsari Touring ke Gunung Bunder : Tingkatkan Silaturahmi Jelang Ramadan
KOMPAK : Paguyuban RT/RW Bojongsari, bersama Katar dan Lurah Bojongsari, sedang bersiap untuk berangkat touring ke Gunung Bunder. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

Pengurus lingkungan di Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, punya cara yang unik dalam menyambut bulan suci Ramadan. Mereka biasanya mengadakan touring atau jalan-jalan ke suatu tempat secara bersama-sama.

Laporan : Indra Abertnego Siregar

RADARDEPOK.COM, Kedatangan bulan suci Ramadan, sudah ditunggu-tunggu umat Muslim di Indonesia. Bahkan, warga Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari sudah tidak sabar menyambut datangnya bulan penuh berkah tersebut.

Sebagai langkah untuk menyambut kedatangan Ramadan, pengurus lingkungan di Kelurahan Bojongsari, yang tergabung dalam Paguyuban RT/RW Kelurahan Bojongsari, mengadakan touring dengan kendaraan roda dua ke Gunung Bundar.

Touring ini udah jadi tradisi kami dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan,” kata Ketua Paguyuban RT/RW Kelurahan Bojongsari, Daud Sulaiman, Selasa (30/3).

Perjalanan yang ditempuh dari kantor Kelurahan Bojongsari, yang menjadi titik kumpul mereka ke lokasi, kurang lebih dua jam. Mereka melalui berbagai rute jalan mualai dari jalan utama hingga jalan tikus di pedesaaan yang berada di bawah kaki Gunung Bunder.

Kami touring ramean jadinya jalan gak terasa jauh. Dan fun banget pastinya,” tutur Daud.

Sesampainya di lokasi, mereka langsung memasuki villa yang sudah mereka pesan, memilih kamar, merapikan pakaian, berkeliling menikmati pemandangan ataupun beristirahat sejenak untuk menghilangkan lelah setelah berkendara jauh.

Ketika malam tiba, anggota touring yang terdiri dari Lurah Bojongsari Ilham, anggota Katar, pengurus dan anggota Paguyuban RT/RW Bojongsari, berkumpul di satu sudut villa yang dibangun dengan bahan dasar kayu papan dan bambu itu.

Mereka terlihat cukup kedinginan, mengingat suhu di sana cukup rendah ditambah hujan yang turun membasahi sekitar lokasi villa, sehingga satu buah mantel atau jaket tebal pun tampak tidak mampu menahan tembusan suhu dingin yang menyengat tulang mereka.

Sambil menahan dingin, ditemani secangkir kopi hitam dan gorengan panas menemani kumpulan itu membahas berbagai hal, mulai dari yang ringan dan berat, tentang program-program sosial, pemerintahan dan budaya di Kelurahan Bojongsari.

Kita berbincang mengenai kondisi kelurahan, dan program pemerintah. Tapi yang ringan-ringan saja. Selebihnya silaturahmi dan menjaga keharmonisan antar lembaga, terutama menjelang bulan Ramadan ini,” tukasnya. (*)

Editor : Junior Williandro