XL utama
RESMIKAN : Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin didampingi Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini, Walikota Depok Mohammad Idris, Rektor UI Prof Ari Kuncoro, dan Dirut RSUI Astuti Giantini, secara resmi meluncurkan program Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit untuk lansia, di RSUI, Kamis (25/3). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – XL Axiata bekerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), yang didukung penuh oleh Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Kota Depok, meluncurkan program Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit untuk lansia, Kamis (25/3).

Vaksinasi secara drive thru ini, rencananya akan digelar selama dua bulan ke depan, mulai 22 Maret hingga 21 Mei 2021. Titiknya di Gedung Parkir RSUI Depok.

Program untuk para lansia berusia minimal 60 tahun tersebut, disyaratkan memiliki Kartu Identitas Penduduk (KTP) Depok, pendidik UI, dan Politeknik Negeri Jakarta.

Terima kasih telah menyelenggarakan program sentra vaksinasi ini. Ini diperuntukan lansia karena memang mereka itu paling kritis dan berisiko tinggi. Menurut data, orang tua di atas 60 tahun punya tingkat kematian tinggi (fatality rate) jika terkena Covid-19,” kata Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, selepas meresmikan Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit.

XL presdir
AKRAB : CEO XL Axiata, Dian Siswarini, berbincang dengan peserta vaksinasi, disela peluncurkan program Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit untuk lansia, di RSUI, Kamis (25/3). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, program ini merupakan wujud komitmen XL Axiata selaku pelaku bisnis, untuk mendukung pemerintah dalam mendorong percepatan pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat Indonesia.

Kami bekerja sama dan bergotong royong menyukseskan program ini, agar pandemi bisa lebih cepat teratasi. Kami sangat menyadari penyelesaian persoalan ini tidak bisa dilakukan sendirian, namun harus dilakukan secara bersama-sama sesuai dengan kompetensi masing-masing,” tuturnya.

Dengan semangat kolaboratif, sambung dia, semua proses implementasi program vaksinasi drive thru ini, berada di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan dan institusi yang berwenang lainnya. “Untuk seluruh warga Kota Depok yang memenuhi syarat, silahkan datang untuk ikut serta, tidak harus pelanggan XL Axiata,” bebernya.

Dian melanjutkan, vaksinasi yang dilaksanakan tersebut terealisasi berkat kerja bersama antara XL Axiata, dengan Universitas Indonesia (UI), RSUI, Kementerian Kesehatan, Pemprov Jawa Baratm Pemkot Depok, serta Ikatan Alumni UI.

Termasuk pula mitra bisnis lainnya, yakni Benih Baik, Protelindo, Tower Bersama Group, Alita dan Aksi Cepat Tanggap (ACT),” terangnya.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Pemkot Depok bersama RSUI terus bersinergi dalam menyukseskan pemberian vaksinasi Covid-19. Diharapkan dengan upaya yang dilakukan dapat menekan penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Depok.

“Kami sangat bangga adanya sentra vaksinasi di RSUI. Ini bagian dari ikhtiar bersama,” ungkapnya.

Rektor UI, Prof Ari Kuncoro, mendukung program ini. Menurutnya, dengan bersinergi dan berkolaborasi penta helix, dapat mengakselerasi program vaksinasi nasional. Sehingga kekebalan kelompok bisa segera tercapai.

Kami berharap melalui kontribusi ini dan dukungan dari PT XL Axiata Tbk mewujudkan Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di RS UI, UI dapat mendukung percepatan pemulihan kondisi Indonesia,” jelasnya.

Direktur Utama RSUI, Astuti Giantini, berterima kasih kepada XL Axiata yang telah mempercayakan institusinya sebagai pelaksana vaksinasi dan penyedia fasilitas kesehatan. “Dari sisi kami, guna memperlancar proses vaksinasi drive thru, RSUI telah mempersiapkan alur dengan sebaik-baiknya, mulai dari registrasi hingga tahap observasi,” beber dia.

Ketika peserta datang, peserta akan dilakukan verifikasi terlebih dahulu untuk dicek bukti daftar dan KTP/surat keterangan domisili Depok di pos verifikasi.

Selanjutnya, peserta diwajibkan melakukan validasi data registrasi di meja 1. Pada meja 2, tenaga kesehatan akan melakukan skrining kondisi kesehatan peserta dengan menanyakan beberapa hal, melakukan pengukuran tekanan darah, serta suhu tubuh.

Jika kesehatan peserta dinyatakan dalam kondisi baik, maka peserta dapat melakukan tahap vaksinasi di meja ketiga. Bila tidak, maka peserta akan disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu selama 15-30 menit di area tunggu. Setelah itu, para peserta akan diarahkan ke meja 4 untuk beristirahat dan diobservasi oleh tenaga kesehatan selama 30 menit dengan pengukuran kembali tekanan darah dan suhu, serta untuk mengetahui ada tidaknya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Jika aman, maka proses vaksin dianggap selesai. Total durasi proses vaksinasi adalah sekitar 1 jam. “Kami berharap pelaksanaan vaksinasi drive thru ini berjalan dengan lancar dan dapat menjangkau kelompok lansia lebih luas,” terang dia.

Pendaftaran peserta dapat dilakukan secara online melalui laman www.xlaxiata.co.id/indonesiabangkit dengan melengkapi validasi data pribadi serta verifikasi kondisi kesehatan calon peserta vaksin. Sebelum dilakukan penyuntikan vaksin, peserta akan menjalani pengecekan kondisi fisik yang dilakukan secara standar kesehatan oleh pihak RSUI. Sentra Vaksinasi Indonesia Bangakit beroperasi Senin-Jumat (di luar hari libur), mulai pukul 08:00 WIB hingga 16:00 WIB setiap hari (kedatangan maksimal pukul 15.00).

Warga yang telah mendaftar secara online, selanjutnya akan mendapatkan pengarahan dari petugas sesuai prosedur drive thru agar berlangsung secara tertib dan lancar.

Di lokasi telah di siapkan jalur antrian yang bisa menampung maksimal hingga 1.000 mobil. Dalam satu hari, bisa dilakukan vaksinasi kepada 500-1.000 orang. Untuk kelancaran pelaksanaanya, Sentra Vaksinasi drive thru ini dibantu dengan lebih dari 130 relawan (termasuk didalamnya dokter, perawat, petugas keamanan, dan administrasi).

Kegiatan Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit ini merupakan yang pertama digelar di Kota Depok sesuai dengan arahan dari Kementerian Kesehatan RI dan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Wilayah Jawa Barat adalah salah satu fokus wilayah pendistribusian vaksin mempertimbangkan Jawa Barat merupakan wilayah penyangga Ibu Kota.

Terkait dukungan penanganan Covid-19, XL Axiata sejak awal pandemi tahun lalu juga telah memberikan donasi ratusan ribu unit APD untuk petugas medis di berbagai daerah, termasuk total lebih dari Rp150 miliar, dalam berbagai bentuk mulai dana tunai hingga dukungan sarana telekomunikasi bagi masyarakat dan instansi terkait serta penguatan jaringan telekomunikasi secara khusus di sejumlah rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di seluruh Indonesia. (rd/jun)

Jurnalis/Editor : Junior Williandro