Beranda Pendidikan 3 Aktivitas yang Dilarang Saat Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

3 Aktivitas yang Dilarang Saat Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

0
3 Aktivitas yang Dilarang Saat Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

RADARDEPOK.COM – Ada sejumlah aktivitas yang dilarang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim selama kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Nadiem menyebutkan aktivitas yang dilarang, yaitu olah raga dan ekstrakurikuler (ekskul).

“Tidak ada olahraga dan ekstrakurikuler, kegiatan lain selain pembelajaran tidak diperkenankan,” kata Nadiem Makarim.

Selain kedua aktivitas tersebut, Nadiem juga tidak memperbolehkan kantin dibuka. Namun, larangan tersebut hanya sementara karena harus melihat evaluasi lanjutan dari sekolah tatap muka yang dilakukan secara terbatas.

“Hal ini untuk masa transisi dua bulan pertama, pada saat memulai tatap muka,” ujar Nadiem.

Walaupun begitu, untuk kegiatan lain di luar lingkungan sekolah, kata Nadiem, pihaknya pun memperbolehkan.

Misalnya seperti kegiatan kunjungan guru ke rumah siswanya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Lebih lanjut, Nadiem menekankan, sekolah tatap muka kali ini sifatnya terbatas. Bukan menjalankan PTM seperti  saat belum ada pandemi Covid-19.

“Tatap muka terbatas itu jauh lebih sedikit siswanya di satu tempat, dengan pembatasan jarak yang ketat. Semua harus memakai masker dan tidak boleh ada aktivitas yang menciptakan kerumunan,” ucapnya

Pemerintah mewajibkan sekolah memberikan opsi layanan sekolah tatap muka terbatas. Khususnya, bagi sekolah yang guru dan tenaga kependidikannya telah divaksinasi.

“Setelah pendidik dan tenaga kependidikan dalam satu sekolah sudah divaksinasi secara lengkap, pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor Kementerian Agama, mewajibkan satuan pendidikan tersebut untuk menyediakan layanan sekolah tatap muka terbatas,” kata Nadiem.

Keputusan ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

SKB diteken Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Kesehatan Budi Gunadi, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Selain itu, pembelajaran tatap muka dapat dihentikan jika ditemukan kasus positif Covid-19 di sekolah. Penutupan bisa dilakukan hingga sekolah tersebut dinyatakan nol kasus.

“Jadi kalau ada infeksi di sekolah tersebut, bisa dengan segera ditutup ya tatap muka terbatasnya, selama infeksi masih ada atau terjadi,” kata Nadiem. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya