Kadinkes Kota Depok Novarita
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita. FOTO: IST

RADARDEPOK.COM – Masyarakat Depok yang sudah divaksinasi Covid-19 jangan terlalu percaya diri (Pede) bakal bebas dari virus mematikan, Korona. Faktanya, dari puluhan ribu jiwa yang sudah disuntik kebal Korona, masih ada yang kembali positif terpapar Covid-19. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, ada 80 jiwa yang kembali terpapar Korona setelah divaksin.

Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita mengatakan, berdasarkan data internal yang dimiliki Dinkes Kota Depok, sampai dengan 22 April 2021 ada sebanyak 80 orang yang sudah divaksin namun terpapar Covid-19. “Ada yang sudah divaksin satu kali dan ada yang sudah dua kali vaksin,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, Minggu (25/4).

Lebih lanjut, Novarita menjelaskan, seharusnya orang yang sudah divaksin tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, agar tidak tertular atau terpapar Covid-19. “Biasanya tertularnya itu saat jalan-jalan, kemudian makan bareng yang mengharuskan melepas masker, saat itulah terpaparnya,” lanjutnya.

Menurutnya, orang yang sudah divaksin namun terpapar Covid-19, biasanya memiliki gejala-gejala yang ringan, seperti batuk kecil atau bahkan tanpa gejala. Hal tersebut, kemungkinan karena sudah adanya atau terbentuknya anti bodi tubuh dari pemberian vaksin.“Karena sudah divaksin, makanya gejalanya tidak terlalu berat,” sambungnya.

Orang yang sudah vaksin namun masih terpapar Covid-19, nantinya baru bisa mengikuti vaksinasi setelah tiga bulan kemudian. “Infonya sih menunggu tiga bulan kemudian baru bisa divaksin kembali. Kalau sudah tidak ada anti bodinya, bisa divaksin lagi,” tegasnya.

Dia berharap, kedepannya masyarakat tetap mengutamakan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun berada. “Dan yang paling terpenting, tetap gunakan masker. Jangan copot masker di tempat umum,” bebernya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Depok, Supariyono juga membenarkan,  memang sejak awal para pakar vaksin sudah menyampaikan, vaksin tidak membuat orang bisa terbebas dari Covid-19.  “Tidak ada yang bilang kalau sudah vaksin tidak bisa terpapar Covid-19, hal tersebut perlu digarisbawahi dan diketahui masyarakat,” tuturnya.

Supariyono mengingatkan, kepada masyarakat Kota Depok yang sudah divaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun. “Maka dari itu, saya kira prokes harus terus diterapkan. Walaupun sudah vaksinasi,” tegasnya.

Terpisah, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok, Rudi Kurniawan mengatakan, walaupun sudah divaksin, setiap orang masih punya celah terpapar Covid-19. “Namun, tujuan dari vaksin ini kan baik. Setidaknya sudah ikhtiar,” tuturnya kepada Radar Depok, Minggu (25/4).

Menurut Rudi, karena setiap orang yang divaksin tidak terlebih dahulu di cek PCR, jadi bisa saja mereka terpapar sebelum divaksin. “Yang terpenting, masyarakat Kota Depok mau divaksin. Dan setelah divaksin, pastikan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes),” ujarnya.

Perlu diketahui, berdasarkan data dari 1 Maret sampai dengan 16 April 2021 sudah ada 48.441 pelayan publik dan 20.679 lansia yang divaksin dosis pertama. Dan sudah ada 37.513 pelayan publik dan 6.280 lansia yang sudah divaksin dosis kedua.(rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar