Beranda Utama 85.954 Pelayan Publik dan 12.569 Lansia Sudah Divaksin

85.954 Pelayan Publik dan 12.569 Lansia Sudah Divaksin

0
85.954 Pelayan Publik dan 12.569 Lansia Sudah Divaksin
DIVAKSIN: Pelaksanaan vaksin tahap dua di Puskesmas untuk pelayan publik dan tenaga pendidik. FOTO: LUTVIATUL FAUZIAH/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua yang dikhususkan bagi pelayan publik dan lansia di Kota Depok masih berlangsung hingga saat ini. Bahkan, pada bulan Ramadan vaksinasi terus berjalan.

Wakil Ketua 3 Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Sri Utomo menuturkan, vaksinasi masih terus diberikan kepada lansia dan pelayan publik di Kota Depok.

“Untuk lansia khususnya, vaksinasi dilakukan di RSUI. Sedangkan data dari Dinkes selalu update jumlah yang sudah divaksin,” ungkap Sri kepada Radar Depok, Jumat (16/4).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita menuturkan, berdasarkan data sejak 1 Maret hingga 15 April 2021 sudah ada 48.441 pelayan publik yang divaksin pada dosis pertama, dan 20.679 lansia yang sudah divaksin dosis pertama. “Kemudian tahap kedua, dosisi kedua sudah ada 37.513 pelayan publik yang divaksin. Serta 6.280 lansia sudah divaksin,” tutur Novarita kepada Radar Depok, Jumat (16/4).

Selain itu lanjut Novarita, terkait stok vaksinasi, setiap vaksin yang datang ke Kota Depok langsung didistribusikan ke fasilitas kesehatan (Faskes), dan nantinya langsung diberikan ke masyarakat.

Sementara itu, vaksinasi selama Ramadan di UPTD Puskesmas Cimanggis hingga saat ini sudah melakukan vaksin terhadap 22 sasaran. Kepala UPTD Puskesmas Cimanggis, dr. Lina Herliana menuturkan bahwa selama Ramadan pelaksanaan vaksin dilakukan seperti biasa mengikuti jadwal yang ada. “Jadwal tetap, setiap Selasa dan Sabtu. Sehingga, ketika Ramdan kami baru melaksanakan satu kali vaksin saja, sebanyak 22 orang,” ucap Lina kepada Radar Depok.

Lina menerangkan, saat ini sasaran Puskesmas masih merujuk kepada tenaga pendidik yang ada di wilayah kerjanya. “Kalau untuk lansia di Puskesmas Cimanggis tidak ada, karena mereka melakukan vaksin di Rumah Sakit (RS), salah satunya di RSUI,” terangnya.

Menyikapi kekhawatiran masyarakat terkait pelaksanaan vaksin saat menjalani ibadah puasa, Puskesmas Cimanggis terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat. “Sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021, bahwa vaksin tidak membatalkan puasa, maka kami melakukan sosialisasi, baik secara langsung ataupun melalui media sosial. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi keraguan di masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, selama Ramadan ini vaksinasi di UPTD Puskesmas Abadijaya dan UPTD Puskesmas Cilodong masih terus berlangsung bagi pelayan publik, tenaga pendidik, Nakes, dan lansia.

Kepala Puskesmas Cilodong, Dharmaningsih mengatakan, selama Ramadan, pihaknya fokus melayani vaksinasi dosis kedua.  “Sambil menunggu alokasi vaksin berikutnya. Kami fokus untuk vaksinasi dosis kedua,” kata Dharmaningsih kepada Radar Depok, Jumat (16/4).

Dirinya menambahkan, dari awal puasa hingga hari ketiga, pihaknya belum memberikan vaksinasi kepada pelayan publik, tenaga pendidik, dan tenaga kesehatan.  “Biasanya sebelum puasa kami lakukan setiap Jumat dan Sabtu. Tetapi saat ini kami belum menerima. Karena mengikuti jadwal vaksin dosis satu,” ucapnya.

Namun, Puskesmas Cilodong memfasilitasi sejumlah jamaah haji di wilayah Kelurahan Kalibaru dan Kelurahan Cilodong. Baik lansia maupun non lansia di RSUI. “Kami memang melakukan pemantauan kesehatan para jamaah haji yang tergabung di grup, kemudian diarahkan ke RSUI untuk Vaksinasi. Yang telah diberi vaksin itu 34 lansia 24 non lansia,” tuturnya.

Sementara itu, PJ Imunisasi UPTD Puskesmas Abadijaya, Selvu Soetomo menjelaskan, mulai bulan puasa, masyarakat Kelurahan Abadijaya dan Cisalak yang telah menerima vaksin sebanyak 129 orang.  “Untuk tenaga pendidik, tenaga medis, pelayan publik dan pedagang. Selasa (13/4) ada 44 orang, Rabu (14/4) 33 orang dan Kamis (15/4) itu 52 orang. Hari ini tidak ada kegiatan vaksinasi,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Abadijaya, Ika Herayana menuturkan penyelenggaraan vaksinasi di Puskesmas Abadijaya digelar setiap hari Senin, Selasa, Rabu, dan Sabtu.

RSUD Tangani 27 Pasien Covid-19

Terpisah, pandemi Covid-19 di Kota Depok belum menunjukkan tanda–tanda akan mereda. Pasien kasus Covid-19, masih silih berganti berdatangan untuk mendapatkan perawatan di RSUD Kota Depok. Direktur Utama RSUD Kota Depok, dr. Devi Mayori mengatakan, saat ini masih ada puluhan pasien yang dirawat di ruang perawatan khusus pasien Covid-19. “Jumlah pasien Covid-19 di sini ada 27 orang, tiga di antaranya di ruang ICU,” kata dr. Devi kepada Radar Depok, Jumat (16/4).

Devi mengungkapkan, angka ini memang lebih rendah dibanding pada bulan sebelumnya. Tercatat, sejak awal Januari hingga Maret 2021, pasien yang dirawat di RSUD mencapai ratusan pasien. “Januari 261 pasien yang ICU 18, Februari 187 pasien ICU 9, Maret 125 pasien ICU 12,” bebernya.

Dia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan upaya perawatan terbaik bagi pasien penderita Covid-19. “Semua kami maksimalkan, baik dari peralatan dan petugas agar menunjang kesembuhan pasien,” terangnya.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protkol kesehetan guna memutus mata rantai penularan Covid-19 ini. “Ayo kita patuhi Protokol Kesehatan, jangan sampai kita atau keluarga kita terpapar,” tegasnya. (rd/dis/tul/daf/dra)

 

Jurnalis: Putri Disa, Lutviatul Fauziah, Daffa Syaifullah, Indra Abertnego

Editor: M. Agung HR