kehidupan alien

RADARDEPOK.COM – Badan Antariksa Nasional China (CNSA) diduga menemukan kehidupan alien. Hal itu berdasarkan akun Twitter CNSA yang menyampaikan telah menemukan kehidupan cerdas di luar angkasa.

Kicauan CNSA cukup mengejutkan sekaligus membingungkan banyak orang yang mencoba mencari tahu apa arti di balik maksud kehidupan cerdas tersebut. Karena, CNSA tidak menjelaskan lebih lanjut terkait dengan pernyataan itu.

“Kami mengumumkan konfirmasi kehidupan cerdas!,” kicau CNSA.

Melansir Slash Gear, akun Twitter ‘CNSA_en’ yang mengeluarkan pernyataan itu tidak diverifikasi dan tidak menyertakan label ‘organisasi pemerintah China’ yang telah diterapkan Twitter ke akun pemerintah China lainnya. Hal itu menunjukkan bisa saja akun itu mungkin bukan akun resmi.

Namun, banyak yang menunjukkan bahwa akun Twitter terverifikasi seperti Badan Antariksa Inggris dan Komando Luar Angkasa AS mengikuti akun CNSA_en. Namun demikian, hal itu juga tidak berarti akun ‘CNSA_en’ valid.

Perlu diingat bukan pertama kalinya akun terverifikasi secara tidak sengaja mengikuti akun palsu.

Jika akun tersebut valid, kemungkinan akun tersebut telah di-hack dan pesan tersebut tidak dipublikasikan oleh pejabat. Demikian juga, ada kemungkinan tweet tersebut merupakan upaya lelucon atau pesan yang dimaksud tidak diterjemahkan dengan benar.

Selain itu, ada juga spekulasi bahwa benar China menemukan kehidupan alien yang cerdas. Hingga saat ini, tidak ada akun pemerintah China berbahasa Inggris terverifikasi lainnya yang me-retweet pesan tersebut atau menerbitkan apa pun yang menyiratkan bahwa pengumuman semacam itu telah dibuat secara resmi.

Melansir Teche Blog, pesawat luar angkasa China, Tianwen-1 diketahui sedang mengorbit Mars. Rencananya pada bulan depan, pesawat itu akan menjatuhkan robot pendarat yang membawa robot penjelajah ke permukaan Mars.

China berniat mengeksplorasi karakteristik geologi dan tanah Mars, termasuk mencari air dan es. China juga menggunakan Five-hundred-meter Aperture Spherical radio Telescope (FAST) dalam mencari kehidupan cerdas. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya