bandara genose indonesia
ILUSTRASI

RADARDEPOK.COM – GeNose C19 telah digunakan sejumlah bandara di Indonesia sebagai fasilitas pengetesan virus Korona (Covid-19). Total ada 21 bandara yang menggunakan alat tes buatan anak bangsa tersebut.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menargetkan layanan GeNose dapat diterapkan di lebih banyak bandara hingga ke wilayah timur Indonesia.

“GeNose sudah beroperasi di 21 bandara. Kita akan menerapkan ini hingga mendekati 100 bandara agar sampai ke Indonesia Bagian Timur. Saya sudah minta kepada Dirjen Perhubungan Udara untuk berkoordinasi dengan UGM untuk membahas hal tersebut,” kata Budi Karya.

Dari 21 bandara tersebut, 7 bandara di antaranya dikelola Angkasa Pura I, 8 bandara Angkasa Pura II, 5 bandara Unit Pelaksana Bandar Udara Kemenhub, dan 1 bandara Badan Usaha Bandar Udara Batam.

Budi Karya menjelaskan, tidak hanya bandara, tetapi saat ini GeNose juga sudah digunakan di 44 Stasiun dan sudah lebih dari 500.000 orang yang melakukan tes. Sementara itu di bandara sudah mendekati 100.000 orang yang melakukan tes.

“Jadi kita harus bangga, ada produk anak bangsa yang eksis. GeNose memiliki tiga keunggulan yaitu cepat, tidak sakit, dan murah,” ucap Budi Karya.

Berikut daftar lokasi 21 bandara yang sudah menerapkan Genose yaitu:

  1. Yogyakarta (YIA)
  2. Palembang (PLM)
  3. Bandung (BDO)
  4. Surabaya (SUB)
  5. Bali (DPS)
  6. Batam (BTH)
  7. Samarinda (AAP)
  8. Pangkal Pinang (PGK)
  9. Tanjung Pandan (TJQ)
  10. Jambi (DJB)
  11. Makassar (UPG)
  12. Gorontalo (GTO)
  13. Palu (PLW)
  14. Pontianak (PNK)
  15. Lampung (TKG)
  16. Tanjung Pinang (TNJ)
  17. Balikpapan (BPN)
  18. Tarakan (TRK)
  19. Sentani (DJJ)
  20. Tambolaka (TMC)
  21. Banjarmasin (BDJ)

 

Editor : Pebri Mulya