Beranda Satelit Depok IBH Berharap DEEP jadi Wadah Pemuda Mengenal Politik

IBH Berharap DEEP jadi Wadah Pemuda Mengenal Politik

0
IBH Berharap DEEP jadi Wadah Pemuda Mengenal Politik
PERESMIAN : Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono (tengah) selepas meresmikan Sekretariat DEEP Kota Depok, Kamis (15/4). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, RANGKAPANJAYA BARU – Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono meresmikan Sekretariat Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP), di Jalan Raya Keadilan, Komplek Arco, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (15/4).

IBH-sapaannya-mengatakan, DEEP sebagai salah satu Non Government Organization (NGO) yang bergerak di bidang demokrasi, berperan aktif sebagai penyeimbang dalam penyelenggaraan politik di Kota Depok, baik penyelenggaraan pemilu maupun peserta pemilu.

“Apakah peran ini dilakukan setiap lima tahun sekali atau memang tidak terbatas waktu. Jika memang lima tahun sekali, berarti mereka menjadi lembaga pengawas dan penyeimbang pesta pemilu, dalam hal ini KPU, Panwaslu dengan para kandidat serta lembaga partai,” terangnya kepada Radar Depok, Kamis (15/4).

Dalam kepengurusan DEEP di Kota Depok, memang banyak melibatkan para pemuda. Bahkan sang ketua baru berusia 21 tahun. Untuk itu, Imam berharap hadirnya deep dapat mewadahi para pemuda agar berperan dalam kepemimpinan politik Kota Depok.

“Banyak anak-anak muda yang tak mau kenal politik. Dengan adanya deep ini, anak muda dapat diajak untuk kenal lebih dalam tentang politik. Politik itu sama dengan ilmu lainnya, seperti ekonomi, teknik, dan kedokteran,” tutur Ketua DPD PKS Kota Depok ini.

Sementara itu, Direktur DEEP Indonesia, Yusfitriadi menjelaskan, organisasinya merupakan lembaga mandiri dan independen, yang tidak mempunyai keterikatan dengan kekuatan politik manapun. Serta memiliki dua orientasi, yaitu democracy dan electoral.

“Demokrasi itu lebih kepada substantif artinya semua tata kelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang ada di masyarakat. Sedangkan elektoral lebih kepada demokrasi elektoral momentum (pemilu),” ungkapnya.

Hadirnya dua orientasi itu, pihaknya akan mencoba memberikan dorongan keseimbangan terkait tata kelola berbangsa dan bernegara yang baik dalam konteks pemerintahan maupun kemasyarakatan. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro