Beranda Politika Imam : Jadilah Pelita bagi Indonesia

Imam : Jadilah Pelita bagi Indonesia

0
Imam : Jadilah Pelita bagi Indonesia
KELUARGA : Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono bersama Alm ibundanya (tengah) dan istri, Ety Maryati Salim. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menilai pemikiran-pemikiran Raden Ajeng (RA) Kartini yang diterbitkan dalam buku ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ menginspirasi seluruh kaum hawa di Indonesia.

Bahkan, Imam yang juga Ketua Umum (Ketum) DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pemikiran RA Kartini sesuai dengan Surah Al Baqarah Ayat 257.

“RA Kartini menjadi pahlawan dan merupakan sosok yang fenomenal setelah memperjuangkan hak-hak perempuan. Salah satu kisahnya yang terkenal adalah saat dia menulis surat-surat kepada para sahabatnya kemudian kumpulan surat tersebut di kemudian hari dibukukan,” kata Imam kepada Radar Depok, Rabu (21/04).

Mantan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat ini menerangkan, dalam surat-suratnya, Kartini menuliskan gagasannya tentang kekangan sistem feodal dan kolonial yang menghambat kemajuan bangsa pribumi Indonesia. Selain itu, Kartini juga mencantumkan gagasannya tentang bagaimana seharusnya peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Gagasan itulah yang nantinya menjadi asal usul dari emansipasi wanita,” papar Imam.

Suami dari Etty Maryati Salim ini mengungkapkan, surat-surat yang dirangkum dalam buku ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’, dia melihat surat-surat tersebut sesuai dan banyak mengambil dari Surah Al Baqarah Ayat 257.

“Allah pelindung orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya (iman).  Dan sebaliknya, orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya adalah setan, baik dari kalangan jin maupun manusia, yang mengeluarkan mereka dari cahaya hidayah kepada kegelapan kesesatan,” ucap Imam.

Untuk itu, melalui momen Hari Kartini ini, Imam meminta agar seluruh kaum hawa agar menjadi pelita dan menjadi ibu yang baik bagi putra-putri Indonesia, serta melalui gerakan emansipasi RA Kartini ini menjadi modal untuk terus berkarya.

“Para perempuan di Indonesia semakin baik lagi dan tidak meninggalkan kodratnya,” pungkas Imam. (cky)

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah