kuliah astronomi
ILUSTRASI

RADARDEPOK.COM – Tertarik melakukan observasi tentang planet, tata surya dan seluk beluk luar angksasa? Jurusan ini bisa jadi bahan pertimbangan meneruskan pendidikan.

Salah satu perguruan tinggi negeri di pulau Sumatera, yakni Institut Teknologi Sumatera (Itera) memiliki Program studi (Prodi) Sains Atmosfer dan Keplanetan.

Prodi ini memiliki fokus kajian pada bidang ilmu sains atmosfer dan astrofisika. Sains Atmosfer mengkaji atmosfer antariksa dekat yang mempelajari perilaku atmosfer terhadap perubahan cuaca dan iklim di Bumi.

Dalam jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Sains Atmosfer dan Keplanetan memiliki daya tampung 59 kursi.

Sedangkan peminat SBMPTN 2020 sebanyak 106 orang. Lalu, jumlah calon mahasiswa yang akan diterima di jalur Mandiri sebanyak 10 persen dari kuota keseluruhan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Itera tahun 2021.

Apa itu Sains Atmosfer dan Keplanetan

Merangkum dari laman itera.ac.id, program studi ini juga mengkaji tentang atmosfer antariksa jauh yang mempelajari interaksi antara Matahari terhadap Bumi dan planet-planet lainnya dalam sistem Tata Surya.

Pada program studi Sains Atmosfer dan Keplanetan, mahasiswa akan mendapatkan pengetahuan komprehensif mengenai fenomena-fenomena yang terjadi di atmosfer dan ruang angkasa.

Jika tertarik memilih jurusan ini, paling tidak kamu harus menguasai pelajaran-pelajaran eksakta seperti matematika, fisika, dan kimia. Teknologi dewasa ini telah mencapai era yang disebut dengan space age.

Pada era ini, pengembangan keilmuan bertujuan untuk mempelajari segala sesuatu tentang Bumi, sistem tata surya dan alam semesta. Untuk menjawab tantangan ini, Sains Atmosfer dan Keplanetan dibentuk sebagai program studi pertama di Indonesia yang menggabungkan antara sains atmosfer dan astrofisika.

Selama menempuh pendidikan, mahasiswa Sains Atmosfer dan Keplanetan akan mempelajari beberapa hal, yakni:

1. Mempelajari perilaku atmosfer terhadap perubahan cuaca dan iklim di Bumi

2. Mempelajari atmosfer antariksa jauh yang mempelajari perilaku interaksi antara Matahari terhadap Bumi dan Planet-planet lain di Tata Surya dalam kajian ‘Cuaca Antariksa’.

3. Bidang Astronomi mempelajari tentang exoplanet, struktur galaksi, astrofisika bintang dan lintasan orbit benda-benda langit.

Karakter Siswa yang sesuai untuk menjadi mahasiswa program studi Sains Atmosfer dan Keplanetan, yakni siswa yang teliti, detail, terstruktur, senang menganalisis, senang memecahkan masalah, tekun, observan, senang berhitung dan melakukan riset.

Prospek kerja Setelah lulus, mahasiswa prodi Sains Atmosfer dan Keplanetan memiliki kesempatan bekerja yang sangat luas, antara lain:

  • Menjadi seorang peneliti di BMKG, BPPT, LAPAN, Perguruan Tinggi Negeri, LIPI hingga Kementerian Agama.
  • Staff pengajar di Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta.
  • Analis di bidang pertanian, kelautan, energi, hidrologi, sistem informasi, dan penerbangan.
  • Konsultan industri telekomunikasi, satelit, dan sistem navigasi.
  • Konsultan IT dan pengembangan perangkat lunak serta pengembangan industri instrumen pengukuran cuaca dan iklim.
  • Jurnalis.

 

Editor : Pebri Mulya