entrepreneur
TERUS BERKARYA: Owner Ucuynoel, Ichwanul Hakim (tengah) saat berpose bersama karyawannya, di depan tokonya. FOTO: DOKUMEN UCUYNOEL FOR RADAR DEPOK

Mengenal Lebih Dekat Owner Ucuynoel (2)

RADARDEPOK.COM, Memulai usaha sendiri, diawali hanya posting barang dagangannya di media sosial facebook, lambat laun Owner Ucuynoel, Ichwanul Hakim menyewa ruko mengembangkan usaha second brandnya.

Laporan: Lutviatul Fauziah

Sejak 2014, Ichwanul Hakim bekerja di salah satu mal ternama dan tetap mengurusi usaha sampingannya sendiri, ini semua dilakukannya demi keluarga. Ichwanul merupakan tulang punggung keluarga, dan harus membiayai adiknya yang saat itu tengah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

Selalu mensyukuri setiap rezeki yang diterimanya, membuat nama Ucuynoel hingga kini makin dikenal banyak orang. Menjalani usaha hanya melalui sosial media atau menawarkan dari teman ke teman, membuatnya memimpikan dapat buka usaha di ruko.

Berkat kegigihannya, pria 28 tahun ini dapat menyewa sebuah ruko di Jalan Raya Muchtar, Sawangan.  Ketika dirasa pendapatan dari second brand cukup menjanjikan, akhirnya dia memutuskan resign, dan fokus memajukan usaha yang sedang dijalani bersama istrinya.

Memang apapun yang dijalani dari nol, ketika terus naik level maka semakin kokoh dan ada kebanggaan tersendiri. Bagi Noel, second brand memiliki pasar sendiri bagi penikmatnya. Karena second brand itu seperti limited edition, sehingga tak jarang ketika ada barang bagus banyak menjadi rebutan, khususnya bagi para pemuda yang hobi hunting second brand.

Tak bisa menghandle semuanya sendiri, akhirnya Ichwanul memutuskan mempekerjakan orang untuk membantunya. Namun, dirinya sadar dibalik menjanjikannya second brand tetap ada kelemahan. Mulai dari menguras waktu untuk hunting, hingga menguras tenaga ketika harus menyortir satu persatu.

“Di Maret 2020, Ucuynoel mulai beralih dari second brand. Kini menjual pakaian sisa ekspor dengan kualitas baru,” ucap Owner Ucuynoel, Ichwanul atau akrab disapa Noel.

Nyatanya, konsumen sangat menyambut baik dan membuat Noel terus semangat mengembangkan Ucuynoel. Walaupun saat itu awal mula pandemi masuk ke negeri ini, tetapi kebutuhan sandang manusia tidak bisa dibatasi.

Melambungnya omset hingga dua kali lipat, membuat dirinya membuka cabang di bilangan Ciputat. Tak tanggung-tanggung, kini Noel memiliki tujuh karyawan.

“Enam untuk jaga di dua toko, sekaligus admin sosial media, dan satunya sopir untuk mengantar barang. Alhamdulillah, di sini saya tidak menganggap mereka anak buah saya, tetapi kita sama-sama belajar dan berjuang memajukan usaha,” jelas pria berperawakan kurus dengan kulit sawo matang ini.

Keakrabannya bersama karyawan sangat terlihat jelas. Saling melempar canda tawa seperti tidak ada pembatas antara mereka. Cara itulah, yang membuat karyawannya betah kerja bersama Noel. Tak hanya puas sampai di sini saja, masih banyak mimpi-mimpi yang akan diwujudkan Noel, secara perlahan tapi pasti. (bersambung)

 

Jurnalis: Lutviatul Fauziah

Editor: M. Agung HR