Beranda Satelit Depok Longsor di Pondok Jaya, Jalan Penghubung Ditutup

Longsor di Pondok Jaya, Jalan Penghubung Ditutup

0
Longsor di Pondok Jaya, Jalan Penghubung Ditutup
TANGGAP : Lurah dan Plt Camat Cipayung memantau lokasi longsor. Sementara petugas SDA membersihkan puing longsor, Minggu (18/04). FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, PONDOK JAYA – Sebuah tebing di di Jalan Alternatif Gang Masjid Jami Nurul Absor RT2/3 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung mengalami longsor, hingga membuat turap setinggi 2.5 meter dengan panjang 10 meter jebol.

Ketua RW2 Pondok Jaya, Lalan Mujlani mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu, (17/04) pukul 18:00 WIB. Diketahui kondisi di turap tersebut memang sudah ada bagian yang retak.

“Saat maghrib hujan deras. Memang sudah retak, karena air dari tebingan atas itu, akhirnya jebol,” katanya kepada Radar Depok, Minggu (18/04).

Akibat dari kejadian itu, jalan yang menjadi penghubung antara Perumahan Mutiara Depok RW7 dengan lingkungan RW2 terpaksa ditutup sementara.

“Kasihan ojek online (ojol) atau pengantar paket harus memutar arah,” bebernya.

Sementara itu, Lurah Pondok Jaya, Mulyadi mengaku telah meninjau lokasi tersebut bersama Plt Camat Cipayung, Hasan Nurdin. Sesampainya disana, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Depok bidang Sumber Daya Air sedang membersihkan puing-puing tanah dan bebatuan.

“Alhamdulillah dari Bidang SDA DPUPR tanggap dengan laporan dari kami terkait longsor ini, sekaligus melancarkan saluran air yang terkena puing. Untuk sementara jalan ini ditutup khawatir terjadi longsor susulan,” katanya.

Sementara itu, Kasi Operasi dan Pemeliharaan Bidang Sumber Daya Air (SDA), DPUPR Kota Depok, Bahtiar Ardiansyah menuturkan perbaikan turap akan segera dilakukan, tetapi menunggu penyelesaian perbaikan di titik lain.

“Akan segera dilakukan. Minggu ini selesai di titik gardenia, Bangunan Ciliwung Katulampa¬† (BCK13), Taman Duta, Kalimulya, setelahnya insyaallah perbaikan di Pondok Jaya,” tutupnya (rd/daf)

 

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Pebri Mulya