Beranda Pendidikan Lulus Seleksi Kampus Mengajar, 37 Mahasiswa FKIP Universita Pakuan Disebar

Lulus Seleksi Kampus Mengajar, 37 Mahasiswa FKIP Universita Pakuan Disebar

0
Lulus Seleksi Kampus Mengajar, 37 Mahasiswa FKIP Universita Pakuan Disebar
Dekan FKIP Universitas Pakuan, Dr. Entis Sutisna, M.Pd.

RADARDEPOK.COM – Mahasiswa FKIP Universitas Pakuan telah lulus seleksi Kampus Mengajar yang merupakan bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemendikbud 2021

Total ada 37 mahaiswa yang lolos dengan rinciannya 19 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), delapan mahasiswa dari Pendidikan Bahasa Inggris, delapan mahasiswa dari Biologi, dan dua mahasiswa dari Bahasa dan Sastra.

Dekan FKIP Universitas Pakuan, Dr. Entis Sutisna, M.Pd megatakan, mahasiswa tersebut, akan disebar ke 10 wilayah, yakni Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Bekasi, Sumedang, Jakarta Timur, Lampung, Bangka Belitung, dan Sulawesi Selatan.

“Program ini akan berlangsung mulai April sampai Juni 2021. Mereka didampingi oleh lima Dosen pendamping yang lolos seleksi yaitu Suhendra, M.Pd (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Roy Efendi, M.Pd (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Lufty Hari Susanto, M.Pd (Pendidikan Biologi), M. Taufik Awaludin (Pendidikan Biologi), Santa, M.Pd (Pendidikan Guru Sekolah Dasar),” ucapnya.

Sebelumnya, 37 mahasiswa yang sedang mengajar tersebut sudah dibekali dengan materi bidang studi dan pedagogik. Mereka sudah memiki pengetahuan bagaimana cara mengajar yang berpusat pada peserta didik. Pengetahuan didaktik metodik sudah dikuasai, sehingga siap berkortribusi pada program kampus mengajar yang digagas oleh Kemendikbud.

“Model pembelajaran berbasis masalah dan projek akan dimplementasikan di kelas, baik pembelajaran langsung maupun daring,” terangnya.

Entis menjelaskan, Program Kampus Mengajar bertujuan membantu para guru di sekolah untuk memberikan materi yang belum tersampaikan kepada peserta didik. Ekspektasi dari program ini mahasiswa dapat mengabdi dengan nyata, dengan membantu para guru di sekolah dalam mentransfer pengetahuan dan membentuk karakter peserta didik.

“Keterlibatan dalam program ini, mahasiswa akan terasah jiwa kepemimpinanya. Sehingga, mereka akan tangguh dalam menghadapi masalah di lapangan. Mereka juga akan mendapatkan pembebasan biaya pendidikan selama satu semester, uang saku sebesar Rp 750.000 setiap bulan dan konversi setara 12 SKS. Selamat berjuang dan mengabdikan diri untuk bangsa,” tuturnya. (rd/net)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya