Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Mahfudz Abdurrahman
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tidak lama lagi mayoritas masyarakat di Indonesia akan membelanjakan uang mereka untuk membeli barang dan jasa, sebagai persiapan menghadapi lebaran Idul Fitri tahun 2021. Momentum tahunan ini disebutkan Anggota Komisi VI DPR RI, Mahfudz Abdurrahman harus dimanfaatkan menjadi pemacu dan pemicu pulihnya perekonomian dalam negeri.  Selain itu, pemerintah juga harus mampu menjaga supply and demand semua barang.

Laporan : Ricky Juliansyah

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Mahfudz Abdurrahman sangat concern terhadap ekonomi kerakyatan. Bahkan, Ramadan dan jelang Idul Fitri pun Mahfudz meminta agar memaksimalkan momentum puasa dan lebaran tahun ini sebagai momen pulihnya perekonomian, ditandai dengan meningkatnya kegiatan jual beli di masyarakat. Kebijakan-kebijakan pemerintah yang tepat sasaran dan tujuan ditunggu publik.

Baca Juga  PPP Titip Suara Umat ke Idris-IBH

“Berikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk membelanjakan uangnya dengan harga yang terjangkau dan ketersediaan yang memadai menjadi keharusan. fungsi pengawasan dari pihak terkait harus benar-benar berjalan,” tutur Mahfudz.

Politikus PKS dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar 6 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini menilai perlu mengapresiasi sikap pemerintah dengan kebijakan mempercepat cairnya Gaji ke-13 dan THR, sehingga diharapkan masyarakat lebih leluasa untuk membelanjakan uangnya.

Sehingga, dari sini dapat memberikan dampak signifikan dalam mendorong peningkatkan pergerakan ekonomi ke kondisi yang lebih baik.

“kebijakan larangan mudik juga diharapkan akan membantu pulihnya sektor perdagangan dan jasa di kota-kota besar,” paparnya.

Walau tidak bisa memungkiri, jika larangan mudik ini,akan berdampak bagi pelaku usaha transportasi, mengalami nasib tidak menguntungkan.  Untuk itu, pemerintah pun harus bisa memberikan kebijakan insentif untuk pelaku usaha transportasi, agar mereka bisa bertahan.

Baca Juga  Idris Ogah Di-PHP Depok Tertata

“Dan kita berdoa agar lebaran tahun depan, kegiatan mudik tidak lagi dilarang,” ucap Anggota Komisi VI

Lebih lanjut Mahfudz menyatakan bahwa semua harus bisa memahami kenapa pemerintah mengambil langkah melarang mudik tahun ini, di manamasih tingginya penyebaran Covid-19 di Indonesia menjadi alasan yang utama
“Kita tidak mau malah nanti setelah mudik lebaran, terjadi peningkatan bahkan ledakan positif Covid-19 di seluruh Indonesia. Pahit memang, tapi untuk kebaikan kita semua,” ujarnya.

Saat ini, sambung Mahfudz, Indonesia sudah berada pada arah yang benar, berdasarkan informasi yang disampaikan Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto belum lama ini, situasi perekonomian kita mulai menunjukkan trend positif dan pulih yang ditandai dengan naiknya tingkat konsumsi, investasi, ekspor dan belanja pemerintah.

Baca Juga  Pilkada Depok : PKB merapat ke Gerindra-PDI Perjuangan

“Pernyataan yang disampaikan Menko Perekonomian ini merupakan data di bulan Maret 2021, kita berharap April dan Mei ini akan semakin membaik.. Sehingga perekonomian kita bisa pulih lebih cepat. Mari kita jadikan lebaran tahun ini sebagai momentum kebangkitan perekonomian Indonesia,” tutup Bendahara Umum DPP PKS ini. (*)

 

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah