Antrepreneurship Ucuynoel
KEREN: Owner Ucuynoel, Ichwanul Hakim (kiri) saat berpose bersama model dan mengenakan baju yang dijualnya. FOTO: DOKUMEN UCUYNOEL FOR RADAR DEPOK

Mengenal Lebih Dekat Owner Ucuynoel (1)

RADARDEPOK.COM, Ichwanul Hakim atau akrab disapa Noel, merupakan pria kelahiran 1993 yang mencoba merintis usaha hingga membanggakan keluarga dengan menjual second brand pada 2014.

Laporan : Lutviatul Fauziah

Siang menjelang sore, Radar Depok mencoba mendatangi store Ucuynoel di Jalan Raya Muchtar Sawangan. Cuaca sedikit terik tak menyurutkan semangat untuk bertemu dengan sang owner.

Setelah tiba di lokasi, disambut ramah oleh para pekerja yang ada disana. Tak lama, owner dari Ucuynoel, Ichwanul Hakim dating. Dan bercerita panjang lebar terkait usaha yang dijalaninya hingga saat ini.

Berawal dari hobinya membeli second brand sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Menurutnya, saat itu second brand masih sangat murah, bahkan mulai dari Rp2.500 dirinya sudah mendapat baju second yang bermerek.

Ia pun mulai rajin hunting baju, jaket Jatayu dan Pasar Kebayoran. Karena saking seringnya, sampai satu lemari isinya full jaket, hingga membuat orang tuanya marah.

Saat lulus Sekolah Menengah Atas (SMA), Ichwanul dihadapkan dengan dua pilihan yang cukup berat. Orang tua mendorong agar anaknya mengenyam pendidikan yang lebih tinggi, tetapi apadaya Noel—sapaannya—yang hobi nongkrong lebih memilih kerja dari pada pusing memikirkan pelajaran saat kuliah.

Namun, setelah lulus sekolah sempat satu tahun dia nganggur dan setiap harinya hanya main bersama teman-teman sejawatnya. Setelah itu, akhirnya bekerja di salah satu resto mal ternama. Tidak bertahan lama, dia pun sempat beberapa kali pindah kerja.

Sejak 2014, Noel memutuskan membuka usaha dengan berjualan second brand. Sambil bekerja di kawasan Grand Indonesia (GI), second brand ini awalnya hanya usaha sampingan saja.  Semua dihandle sendiri, mulai dari membeli barang, menyortir, foto hingga memasarkan disela-sela kesibukan.

“Second brand itu memang lebih capek sebenarnya, karena dari barang kodian yang dibeli harus lebih dulu disortir.Paling hanya setengahnya yang kualitasnya oke,” jelas pria dua anak ini.

Satu persatu dirinya posting disela waktu kerjanya. Walaupun capek, tetapi sudah tak dihiraukan lagi, karena ini memang hobi yang sudah digelutinya sejak lama. Ketika hobi dapat menghasilkan uang, disitu juga terdapat kepuasan tersendiri. Nama Ucuynoel tersebut, diambil dari nama panggilannya dan istri tercinta. Mereka bekerjasama dari nol, untuk mengembangkan bisnis yang dijalaninya hingga saat ini. (bersambung)

 

Jurnalis: Lutviatul Fauziah

Editor: M. Agung HR