Beranda Metropolis Pemkot Ajukan Pelebaran Terowongan Leuwinanggung

Pemkot Ajukan Pelebaran Terowongan Leuwinanggung

0
Pemkot Ajukan Pelebaran Terowongan Leuwinanggung
Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono bakal isi kuliah umum di Vokasi UI tentang Era Otonomi Daerah.

RADARDEPOK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, sedang memperjuangkan keberadaan tol di Kota Depok. Agar fungsi dari tol yang bisa mengurai kemacetan bisa berjalan, bukan malah sebaliknya menimbulkan kemacetan.

Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, ada beberapa perjuangan Pemkot Depok, diantaranya terkait terowongan Leuwinanggung yang memiliki luas hanya sebesar tiga meter. “Kalau yang tahu atau pernah lewat, pasti tahu luas tiga meter membuat kendaraan harus bergantian untuk melewati terowongan tersebut,” tuturnya kepada Harian Radar Depok saat ditemui di Ruang Kerjanya, Balaikota Depok, Jumat (16/4).

Menurut Imam, jalan tersebut sangat berbanding terbalik dengan perkembangan penduduk di wilayah Leuwinanggung dan sekitarnya, yang luas biasa cepat dan padat. Tentunya, pemerintah akan melayani warga secara baik. Namun, kali ini terbentur oleh instansi vertikal, dalam hal ini adalah Kementerian PUPR dan pengelola jalan tol.

“Kami sudah melakukan pertemuan melalui virtual atau Zoom, kami minta pelebaran jalan, agar bisa dilalui oleh dua arah. Karena kemacetannya sangat mengular di pagi, siang, dan sore hari,” jelas Imam.

Sampai saat ini, respon dari Kementerian PUPR dan juga pengelola jaln tol masih negatif. Bahkan ada alternatif lainnya, seperti membuat pintu tol keluar dari arah bogor, dikarenakan saat ini baru ada satu pintu exit tol yang dari arah Jakarta saja. “Jadi, alternatifnya, membuka jalan untuk exit tol dari arah Bogor,” sambungnya.

Imam berharap, walaupun exit tol dibangin, jalan terowongan Leuwinanggung nantinya juga harus dibangun. Karena keperluan tersebut sangat mendesak. “Kami memang sangat terbantu dengan adanya warga yang mengatur lalu lintas di sana, namun saat malam hari itu sangat seram, penerangan pun terbatas,” ucapnya.

Terakhir, Imam meminta doa kepada semua masyarakat, terutama masyarakat yang berada di wilayah Leuwinanggung, bahwa pihaknya sedang berjuang kepada Kementerian PUPR dan pengelola jalan tol untuk pelebaran jalan terowongan menjadi enam meter. “Saya selaku Wakil Walikota terus mendesak kepada Kementerian PUPR dan pengelola jalan tol untuk segera menyelesaikan kewajibannya,” pungkasnya.(rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa 

Editor : Fahmi Akbar