Antre Pemohon Paspor
ILUSTRASI: Suasana pelayanan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kota Depok. Pada Ramadan ini pengajuan permohonan paspor bagi jamaah Haji maupun Umrah, belum mengalami kenaikan yang signifikan. FOTO: IMIGRASI FOR RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK –  Keinginan masyarakat Kota Depok menunaikan ibah Haji maupun Umrah terlihat ketika pengajuan permohonan paspor di Kantor Imigrasi Non TPI Depok, di kawasan Jalan Boulevard, Grand Depok City, Senin (19/4).

Kasubag Informasi Imigrasi Non TPI II Depok, Yuris Setiawan menuturkan, para pemohon paspor sudah mulai berjalan meski belum signifikan. Sehingga belum dapat dikatakan terjadi lonjakan.

“Sudah ada, tapi belum signifikan. Jadi masih terlihat seperti biasa saja,” terang Yuris kepada Radar Depok, Senin (19/4).

Dilanjutkan Yuris, untuk penyediaan paspor, Imigrasi juga berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok. Sehingga pengajuan juga dilakukan di sana, ada sebagian masyarakat yang melakukan pembuatan langsung di Kemenag.

“Iya kami juga bekerjasama dengan Kemenag, jadi ada masyarakat yang membuat paspor difasilitasi Kemenag,” tambah Yuris.

Yuris menerangkan, ketika masyarakat melakukan pengajuan pembuatan paspor, tidak dapat terlihat akan melakukan perjalanan kemana dan dengan tujuan apa. Sebab tidak dijelaskan secara rinci tempat tujuan pemohon.

“Biasanya kami yang bertanya sambil berbincang mau kemana dan tujuannya apa. Baru kami tahu tujuan pemohon. Paling hanya itu saja,” terangnya.

Dibeberkan Yuris, upaya Imigrasi dalam menggaet masyarakat untuk membuat maupun memperpanjang paspor juga dilakukan di Kantor Kemenag. Hal ini strategi Imigrasi serta Kemenag dalam menyediakan setiap karyawan untuk memiliki paspor.

“Kami juga pernah lakukan eazy paspor di kantor kemenag. Ini kolaborasi kami dengan Kemenag dalam menyediakan layanan,” bebernya.

Terpisah, Kepala Kemenag Kota Depok, H Asnawi menyebutkan bahwa seluruh dokumentasi maupun administrasi termasuk paspor telah siap. Sebab jamaah yang akan diberangkatkan telah tertunda pada tahun lalu, akibat pandemi covid-19.

“Semua sudah ada, karena kan administrasi jamaah tahun lalu sudah lengkap. Jadi tinggal tunggu arahan dibuka nya haji,” tutur Asnawi kepada Radar Depok.

Asnawi melanjutkan, hingga saat ini Kemenag pusat belum mengeluarkan kuota untuk Kota Depok, berapa jamaah yang akan diberangkatkan untuk tahun ini. Namun, dipastikan jika ada 1.678 jamaah yang tertunda karena pandemi. “Itu total keseluruhan yang tertunda. Kami tinggal tunggu berapa kuota yang dikasih bagi jamaah haji di Depok,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Kemenag masih menunggu kepastian dari Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji pada 2021.  (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR