pengasinan lomba ramadan
DISKUSI : Plt Lurah Pengasinan, Asep Suherman sedang mendiskusikan materi lomba dengan stafnya. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, PENGASINAN – Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, dikenal memiliki banyak potensi yang dapat memajukan kesejahteraan warganya. Maka dari itu kelurahan yang dipimpin Asep Suherman sebagai plt Lurah Pengasinan ini, ditunjuk sebagai perwakilan Kecamatan Sawangan, dalam lomba Kelurahan Tingkat Kota Depok.

Kelurahan Pengasinan ikuti Lomba Kelurahan di tingkat Kota Depok bersama 11 kelurahan lainnya.” kata Asep, Kamis (29/4).

Asep mengaku bila amanah ini merupakan sebuah tantangan. Meski banyak kelurahan lain yang punya potensi segudang, tak membuatnya gentar. Ia yakin dengan sumber daya yang dimiliki Pengasinan.

Kami memiliki banyak keunggulan pertanian dan budidaya. Semuanya berjalan baik dan berkembang pesat,” tuturnya.

Lebih lanjut, sambung dia, wilayah Pengasinan terdapat beberapa lahan Fasos dan Fasum milik Pemerintah Kota Depok, yang berlokasi di RW11, dengan luas 2.000 meter, RW12 seluas 4.150 meter, RW4 seluas 7.000 m2.

Fasos dan Fasum di sini sangat luas, jadi representatif untuk mengembangkan potensi masyarakat,” ucapnya.

Dari lahan tersebut, lanjut dia, berhasil dikembangkan oleh masyarakat menjadi lahan pertanian dan perikanan. Salah satu contohnya yaitu di RW 12. lahan di sana sempat terbengkalai 18 tahun, namun oleh warga dikelola secara baik yang akhirnya menjadi kawasan pertanian dan perikanan yang mampu meningkatkan ketahanan pangan.

Kelompok tani di RW12 sudah dibentuk setahun belakangan ini namanya Poktan Angsana. Poktan tersebut sudah menikmati hasilnya dari mulai memanen beberapa jenis sayuran dan ikan,” bebernya.

Selain itu, dalam hal pelayanan, Aparatur Kelurahan Pengasinan merujuk pada peraturan yang ada sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat efisien dan efektif.

Yang pasti pelayanan di sini sangat menjaga protokol kesehatan sehingga mampu mencegah timbulnya klaster perkantoran,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro