Segera Perbaikan Masuk Tender
SEGERA DIPERBAIKI: Kondisi ruas Jalan Boulevard GDC yang mengalami longsor beberapa waktu lalu, titik longsor serta keretakan masih ada karena cuaca hujan masih terjadi di Kota Depok. FOTO: ARNET KELMANUTU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemkot Depok terus berupaya gerak cepat melakukan penanganan ruas Jalan Boulevard Grand Depok City yang beberapa waktu lalu amblas. Mulai dari penanganan sementara menggunakan metode curucuk, hingga penerjunan alat berat jenis spyder untuk mengangkut material.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Citra Indah Yulianti menerangkan, perbaikan akan segera dilakukan, sebab menjadi jalan penting untuk masyarakat. Namun, tahap tender konsultan masih berlangsung.

“Iya tahapan setahu saya sampai di sana. Tapi pasti akan kami lakukan secepatnya. Ini kan penting, demi kelancaran arus lalu lintas di sana,” ungkap Citra kepada Radar Depok.

Selain itu lanjut Citra, dalam perbaikan jalan tersebut memang yang memegang masuk dalam Bidang Jalan dan Jembatan serta Bidang Sumber Daya Air (SDA), sehingga yang mengetahui proses tender sudah sejauh mana ada pada kedua bidang tersebut.

“Iya untuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ada di Bidang Jalan Jembatan, pak Hartanto,” terang Citra.

Sementara itu, Kabid SDA Dinas PUPR, Denny Setiawan menuturkan, nantinya akan dibangun jembatan sesuai ukuran. Sebab, saat ini masyarakat tidak mengetahui ada jembatan di jalan tersebut.

“Iya kami akan buat jembatan di sini, biar pengendara tahu kalau ada jembnatan. Selama ini kan ditutup semacam dekker, jadi tidak terlihat. Baru diketahui setelah kejadian ini,” tutur Denny.

Terpisah, Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Babai Suhaemi mengatakan, pekerjaan tersebut masih dalam proses tender. Tetapi, ia mendorong agar dilakukan dengan cepat, mengingat jalan itu salah satu jalan utama.

“Iya setelah kami lakukan sidak dan mendorong untuk segera dilakukan perbaikan. Makanya saat ini masuk dalam proses tender,” ungkapnya.

Sebelumnya, ia membeberkan, untuk anggaran keseluruhan perbaikan lokasi longsor tersebut, baik jalan jembatan hingga turap, mencapai Rp7 miliar. Hal ini wajib dilakukan dengan kualitas yang baik agar hal serupa tidak terulang. (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR