Beranda Metropolis Program JKN-KIS Miliki Sistem Gotong Royong

Program JKN-KIS Miliki Sistem Gotong Royong

0
Program JKN-KIS Miliki Sistem Gotong Royong
RASAKAN MANFAAT: Peserta JKN-KIS, Naufal Fauzar Ridho, seorang karyawan swasta yang kini tinggal di Kota Depok. FOTO: IST

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kesadaran masyarakat terhadap perlunya memiliki jaminan proteksi diri kian meningkat. Terlihat dari banyaknya masyarakat yang berlomba-lomba mendaftar untuk menjadi peserta JKN-KIS sejak program tersebut diluncurkan. Salah satunya yaitu Naufal Fauzar Ridho, seorang karyawan swasta yang kini tinggal di Kota Depok.

Naufal pun menceritakan kisahnya seputar Program JKN-KIS. Naufal mengatakan bahwa Program JKN-KIS bukan merupakan hal baru baginya. Ia telah bertahun-tahun menjadi peserta JKN-KIS. Pada awal bulan maret lalu bahkan ia berobat sebagai pasien JKN-KIS.

“Awal bulan ini saya berobat di Puskesmas. Itu pertama kalinya saya berobat sebagai pasien JKN-KIS. Meski baru pertama kali berobat sebagai pasien JKN-KIS, pengobatan saya berjalan dengan lancar. Tidak ada kendala yang saya alami. Saat mendaftar untuk berobat juga cukup mudah. Administrasinya cukup simple dan dokter juga melayani dengan baik,” ujar Naufal, Senin (15/03).

Naufal mengungkapkan bahwa meskipun ia baru pertama kali berobat sebagai pasien JKN-KIS setelah bertahun-tahun menjadi peserta JKN-KIS, ia tidak pernah merasa rugi. Ia sangat paham bahwa Program JKN-KIS memiliki sistem gotong royong yang membuat peserta program tersebut saling membantu. Dengan sistem seperti itu, maka iuran peserta yang sehat akan digunakan untuk membantu biaya pengobatan peserta yang sakit.

“Saya paham bahwa iuran yang selama ini saya bayarkan digunakan untuk membantu orang lain yang sakit. Jadi saya tidak merasa rugi. Lagipula suatu saat kalau saya butuh pengobatan juga, maka iuran peserta lain yang sehat akan digunakan untuk membantu biaya pengobatan saya. Jadi saling tolong menolong. Bahkan mungkin biaya pengobatan saya awal bulan lalu juga hasil bantuan iuran peserta lain yang sehat,” ujar Naufal.

Naufal mengatakan bahwa Program JKN-KIS merupakan program yang sangat bagus. Untuk itu, ia berharap agar sosialisasi program tersebut perlu terus ditingkatkan terutama melalui media sosial. Menurutnya saat ini masyarakat lebih mudah memperoleh informasi melalui media sosial. Sehingga media sosial dapat dijadikan sebagai sarana sosialisasi Program JKN-KIS. Sosialisasi itu pun perlu dibuat secara masif agar semua masyarakat dapat mengetahui informasi yang disampaikan. (DT/mr)