Beranda Pendidikan Sekolah Tidak Boleh Paksa Orang Tua Mengizinkan Anaknya Sekolah Tatap Muka

Sekolah Tidak Boleh Paksa Orang Tua Mengizinkan Anaknya Sekolah Tatap Muka

0
Sekolah Tidak Boleh Paksa Orang Tua Mengizinkan Anaknya Sekolah Tatap Muka
ILUSTRASI

RADARDEPOK.COM – Berdasarkan keputuan SKB 4 Menteri, penerapan sekolah tatap muka sudah diperbolehkan dari sekarang.

Namun, hal itu bisa dilaksanakan asalkan, guru dan tenaga kependidikan di setiap sekolah sudah melakukan vaksinasi.

Tapi, kata Mendikbud, Nadiem Makarim, sekolah tidak boleh memerintahkan orangtua agar anaknya (siswa) menjalankan belajar tatap muka. Hal itu disebabkan, orangtua yang berhak memutuskan anaknya bisa melakukan sekolah tatap muka secara terbatas atau tidak.

“Yang tidak boleh dipaksa adalah orangtua, karena orangtua bebas memilih anaknya untuk ikut sekolah tatap muka terbatas atau tetap melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di rumah,” ucapnya.

Dia menegaskan, sekolah tatap muka terbatas ini tidak sama saat sebelum pandemi Covid-19. Kali ini, secara teknis sekolah tatap muka terbatas dijalankan dengan prosedur protokol kesehatan yang ketat.

Sebagai contoh, menerapkan 50 persen kapasitas atau maksimal 18 siswa dalam satu kelas, menjaga jarak antar tempat duduk siswa, dan penerapan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan sekolah.

“Dan juga tidak ada aktivitas yang menimbulkan kerumunan,” sebut dia.

Nadiem menyebut, pemerintah daerah (Pemda) juga memiliki hak menutup kembali sekolah, jika infeksi Covid-19 di suatu daerah mengalami peningkatan. Hal ini juga berlaku saat Pemda menemukan laporan kasus infeksi Covid-19 di lingkungan sekolah.

“Jadi kita harus tetap siaga. Jika terjadi infeksi di dalam lingkungan sekolah, sekolah diwajibkan untuk ditutup sementara,” ungkap dia. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya