Beranda Utama Setuju? Nadiem Makarim Digantikan Abdul Mu’ti

Setuju? Nadiem Makarim Digantikan Abdul Mu’ti

0
Setuju? Nadiem Makarim Digantikan Abdul Mu’ti
Abdul Muti dan Nadiem Makarim.

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Isu reshuffle kabinet yang kian memanas dan semakin mengerucut. Nama Sekum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti kembali muncul di bursa calon menteri.

Tetapi, kali ini Mu’ti tidak muncul sebagai calon wakil menteri, melainkan mengemuka sebagai calon menteri pengganti Nadiem Makarim.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno mengatakan, banyaknya kontroversi membuat Nadiem layak dievaluasi. Ia menilai, selama pandemi virus Korona (Covid-19), Nadiem tak menunjukkan performanya.

Pendapat lain dilontarkan pakar pendidikan yang juga mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud), Fasli Jalal.

“Memang Nadiem siap terima risiko dan dia akan jalan terus (meski banyak kritik). Cuma risikonya pada guncangan politik dan pendidikan menurut saya perlu tertata semua. Jadi saya pikir di persimpangan jalan Nadiem ini,” katanya.

Namun, meski kerap mengkritik kebijakan Mendikbud yang kadang kontroversial, Fasli Jalal memandang Nadiem masih perlu diberi waktu.

“Kita beri kesempatan dia untuk bekerja lebih keras. Mudah-mudahan Nadiem makin berpengalaman, dia kan orang baru, nggak mungkin orang baru langsung sukses. Mungkin cari wakil menteri senior yang orang dekat Presiden tapi juga dihargai di bidang pendidikan. Kalau kombinasi ini, saya kira lebih baik,” sarannya.

Bicara soal wakil menteri, sebetulnya Presiden Jokowi pernah hampir mengangkat seorang wakil Mendikbud. Namun tawaran yang dialamatkan ke Mu’ti ditolak. Melalui akun media sosialnya, Abdul Mu’ti mengungkap alasan menolak tawaran pada pengujung 2020 itu.

“Awalnya, ketika dihubungi oleh Pak Mensesneg dan Mas Mendikbud, saya menyatakan bersedia bergabung jika diberi amanah. Tetapi, setelah mengukur kemampuan diri, saya berubah pikiran. Semoga ini adalah pilihan yang terbaik. Setelah melalui berbagai pertimbangan, saya memutuskan tidak bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju dalam jabatan wakil menteri. Saya merasa tidak akan mampu mengemban amanah yang sangat berat itu. Saya bukanlah figur yang tepat untuk amanah tersebut,” kata Mu’ti lewat akun Twitter @Abe_Mukti, Rabu (23/12/2020) lalu. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya