sampah tpa
PENUH: Situasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, beberapa waktu lalu. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Petugas dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung siap-siap kerja rodi. Keladinya, pelarangan mudik yang tak lama lagi diberlakukan akan mengakibatkan sampah menggunung. Umumnya, saat ramadan total sampah per harinya 900 ton, kemungkinan jelang Idul Fitri bertambah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Ety Suryahati mengatakan, sampah saat ramadan stabil, karena melihat nuansa ramadan dan menjelang Idul Fitri tahun ini yang berbeda, yaitu di tengah pandemi Covid-19. “Kalau dulu mungkin orang lebih konsumtif. Namun, sepertinya tahun ini stabil, bahkan cenderung beragam. Kalau sebelumnya kan, yang basah banyak, Alhamdulillah sekarang lebih baik,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, Kamis (29/4).

Lebih lanjut, Ety merinci, jumlah sampah per harinya mencapai 800 sampai 900 ton. Hal tersebut masih terbilang normal, karena di hari biasa pun sampah perharinya biasa 900 ton. “Jadi tidak ada kenaikan, apalagi ada kenaikan yang signifikan,” ujarnya.

Namun, Ety menjelaskan, saat malam takbiran nanti biasanya DLHK Kota Depok menjalankan operasi bersih (opsi). “Kami masih pantau jumlah sampah sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti, kalaupun ada kenaikan kami biasanya ada Opsi di malam takbiran,” bebernya.

Petugas pengangkut sampah tetap bekerja seperti biasa saat ramadan, tanpa adanya waktu khusus untuk mengangkut sampahnya. “Walaupun Covid-19 di tengah puasa, petugas tetap bekerja seperti biasa. Ada sebanyak 115 unit pengangkut sampah yang tersebar di kecamatan,” ucap Ety.

Terpisah, Kepala Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Ardan Kurniawan mengatakan, hal yang senada, terkait jumlah sampah selama ramadan, tidak terdapat penambahan bahkan terbilang normal. “Sampai saat ini, sampah yang masuk ke TPA Cipayung belum ada peningkatan yang signifikan, bahkan terbilang normal. Kalau mendekati lebaran biasanya nanti baru ada penambahan yang signifikan,” tuturnya kepada Radar Depok.

Penambahan sampah yang signifikan biasanya H-7 atau H-4 menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Jadi, kalau sekarang per harinya yang masuk masih 900 ton sampah, kemungkinan ada penambahan mendekati Hari Raya Idul Fitri,” sambungnya.

Terkait jam kerja petugas pengangkut sampah, Ardan menjelaskan, biasanya para petugas sudah mulai bekerja sehabis sahur. “Karena justru di Bulan Ramadan sehabis sahur langsung bertugas, kalau tidur lagi kan khawatir terlalu siang,” pungkasnya.(rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa 

Editor : Fahmi Akbar