Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Abdul Harris Bobihoe

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Abdul Harris Bobihoe meminta agar masyarakat tidak terpancing dengan seorang bernama Jozeph Paul Zhang mengaku dirinya adalah nabi ke-26.

Sebab, Harris mengatakan, oknum yang memantik reaksi banyak pihak sehingga disebut telah melakukan penistaan agama. Bareskrim Polri pun menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk Jozeph Paul Zhang terkait kasus dugaan penistaan agama yang telah dilakukannya.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, jangan terpancing oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga menimbulkan konflik antar agama,” kata Harris kepada Radar Depok, Selasa (20/04).

Kendati demikian, wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini menilai konten-konten seperti ini meresahkan dan memprovokasi masyarakat, karenanya ia mengapresiasi Polri yang dengan sigap menentukan status Paul Zhang.

“Ini merupakan langkah positif demi meredam keresahan di masyarakat yang terganggu dengan konten-konten yang dia buat,” papar Harris.

Sebelumnya viral di media sosial seorang pria bernama Jozeph Paul Zhang mengaku sebagai nabi ke-26. Pernyataan tersebut dikatakannya sebagaimana dikutip dari akun YouTube Jozeph Paul Zhang yang berjudul Puasa Lalim Islam.

Kemudian Jozeph menyebut jika tanpa ada tekanan maka seorang muslim tidak akan melaksanakan ibadahya. Setelahnya barulah dia menantang sejumlah pihak yang bisa melaporkannya ke polisi terkait dugaan penistaan agama dengan imbalan satu laporan senilai Rp 1 juta. Di momen tersebut, Jozeph juga mengaku sebagai Nabi ke-26. Jozeph mengklaim akan meluruskan kesesatan ajaran yang ada. (cky/jwp)

 

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah