pc nu
Ketua PC Muslimat NU Kota Depok, Dewi Syarifah

RADARDEPOK.COM – Ramadan kembali hadir di tengah tengah kita dalam  masa pandemi , ini merupakan kondisi dimana kita perlu syukuri karena tidak semata mata Allah memberikan suatu keadaan tentu ada hikmah dibalik itu. Semoga ibadah Ramadan kita tahun ini akan lebih baik dibanding tahun yang lalu.

Berbagai keterangan mengungkapkan keistimewaan Ramadan, keistimewaan ibadah nya, pahalana dan output serta outcome nya bagi orang yang beriman Surga menjadi suatu hal yang didamba-dambakan oleh setiap manusia di muka bumi ini sebagai tempat kehidupan abadi di akhirat nanti. Bukan hanya kita yang bisa merindukan surga melainkan sebaliknya, surga juga bisa merindukan kita.

Dari Anas bin Malik, Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa meminta surga kepada Allah sebanyak tiga kali, maka surga akan berkata, ‘Ya Allah masukkan dia ke dalam surga’. Dan barang siapa meminta dijauhkan dari neraka, maka neraka berkata, ‘Ya Allah, jauhkan dia dari neraka’.” (HR. Tirmidzi).

Sedangkan dalam riwayat lain dari Abu Hurairah ra, Nabi Muhammad saw juga bersabda tentang surga sebagai balasan orang-orang yang berbuat kebajikan selama di dunia. Siapa saja yang dirindukan surga. Ada empat golongan orang yang surga merindukannya, yaitu Taalil-Qur’ani (pembaca Al-Qur’an)Selain dapat menentramkan hati, membaca Al-Quran juga bisa mengantarkan pembacanya ke derajat tertinggi di surga.  Rasulullah saw bersabda, “Bacalah (Al-Qur’an), naiklah (pada derajat-derajat surga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil di dunia. Sesungguhnya kedudukan derajatmu pada kadar akhir ayat yang engkau baca.” (HR. Ahmad)

Wa haafizhul-Lisan (orang yang menjaga lisannya) .Orang yang selalu menjaga lisannya dari berkata kotor, mengumpat, menyakiti orang lain melalui lisannya.Dalam sebuah hadis dikatakan, “Wahai Rasulullah, ada seorang wanita yang hanya melaksanakan salat wajib saja dan hanya bersedekah dengan sepotong keju namun dia tidak pernah menyakiti tetangganya.”  Nabi saw lantas menjawab, “Dia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari). Sebuah hadist  juga menegaskan: “Salaamatul insaani fii hifzdil lisaan.”  (Keselamatan manusia tergantung cara menjaga lisan mereka).

Wa muth’imul-ji’aan (orang-orang yang memberi makan pada yang kelaparan)  Rasulullah saw bersabda, “Siapa pun kaum mukmin yang memberi makan mukmin lain yang kelaparan, maka pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya makanan dan buah-buahan surga.” (HR. Tirmidzi). Ini juga merupakan salah satu amalan yang utama, karena pertolongan Allah SWT akan datang kepada hamba yang memberi pertolongan kepada saudaranya yang membutuhkan pertolongan.

Wa shoimiin fii syahri Romadhon (orang yang berpuasa di bulan Ramadan)Dalam sebuah hadis Nabi Muhammad  SAW bersabda, “Surga memiliki delapan buah pintu , di antara pintu tersebut ada yang dinamakan pintu Ar-Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhari).”Barang siapa yang berinfak sedikit saja untuk dua kendaraan di jalan Allah, maka dia akan dipanggil dari pintu-pintu surga; ‘Wahai hamba Allah ini adalah hasil kebaikanmu!’ Jika ia ahli salat, maka akan dipanggil dari babus shalah (pintu salat), jika ia ahli jihad maka akan dipanggil dari babul jihad (pintu jihad), jika ia ahli sedekah maka akan dipanggil dari babus shadaqah (pintu sedekah), jika ia ahli puasa maka akan dipanggil dari pintu puasa atau Babur Rayyan (pintu Ar-Rayyan).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Semoga kita termasuk Hamba Allah yang Istiqomah dalam menunaikan seluruh amalan ibadah sehingga kita menjadi orang-orang yang selalu dirindukan surga Allah karena kehidupan dan kebahagiaan yang sejati sesungguhnya di alam akhirat nanti. Wallahu alam. Selamat menunaikan ibadah puasa.(rd/tul)

Editor : Fahmi Akbar