bazar bojongsari
SEMARAK : Warga Bojongsari sedang menyaksikan bazar Ramadan di halaman kantor Kelurahan Bojongsari. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Memasuki hari keempat pelaksanaan bazar yang dibuat UMKM Bombastis, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, perputaran roda ekonomi di sana tampak semakin baik.

Hal itu dilihat dari raihan omzet yang dikumpulkan pelaku UMKM di bazar tersebut. Plt Lurah Bojongsari, Ilham mengatakan, di hari ke empat ini, UMKM berhasil meraih omzet belasan juta rupiah.

“Alhamdulillah, animo masyarakat untuk belanja di sini cukup tinggi,” kata Ilham, Kamis (22/4).

Dia mengungkapkan, dalam bazar ini, pelaku UMKM menjual kebutuhan makanan dan minuman, termasuk kerajinan tangan. “Jadi kami menginformasikan kepada warga untuk berbelanja di Bazar Ramadan, melalui dari pengurus RT dan RW. Alhamudilillah warga banyak datang, sehingga dagangan yang di jajakan para pelaku usaha bisa laku terjual,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan ini secara otomatis membantu menggairahkan para pelaku UMKM di wilayah Bojongsari, sehingga usahanya bisa maju dan berkembang.

Dia berharap kepada pelaku usaha yang ada di Bojongsar bisa meningkatkan kulitas sehingga produktifitas bisa meningkat. Selain itu, bisa berinovasi sehingga mampu bersaing dengan lainnya.

Sementara itu Pengurus UMKM Bombastis, Kokoy Komariah mengatakan, pelaku usaha yang tergabung di UMKM Kelurahan Bojongsari sebanyak 50 orang. Mereka menampilkan produknya di halaman kantor kelurahan dengan berbagai jenis usaha, dari makanan dan minuman, kuliner hingga kerajinan tangan.

Para pelaku usaha tersebut, lanjut dia sampai saat ini masih memproduksi, kemudian menjual produknya baik secara langsung maupun online, namun di tengah pandemi Covid-19 sekarang, produk usaha mereka mengalami penurunan, sehingga untuk menggairahkan kembali usaha tersebut pengurus UMKM membuka pasar murah di halaman kantor kelurahan setempat.

Berbagai makanan dan minuman serta lauk pauk lainnya kita akan jual untuk kebutuhan masyarakat sekitar Bojongsari,” tukasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro