Beranda Utama Wakil Walikota Datang Banjir Tertangani , 22 Keluarga Sempat Terdampak di Depok Jaya

Wakil Walikota Datang Banjir Tertangani , 22 Keluarga Sempat Terdampak di Depok Jaya

0
Wakil Walikota Datang Banjir Tertangani , 22 Keluarga Sempat Terdampak di Depok Jaya
TINJAU LOKASI: Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono didampingi Kepala SDA Provinsi Jawa Barat saat meninjau lokasi bencana banjir di Jalan Gurame 1 RT8/9 Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas, Minggu  (18/4). ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM – Pemerintah kota (Pemkot) Depok bergerak cepat atas jebolnya tanggul Kali Cabang Tengah, Sabtu (17/4) malam. Segala upaya dilakukan pemkot demi memiimalisir terjadinya banjir besar. Aliran air yang deras sempat mengakibatkan 22 keluarga di Jalan Gurame RT8/9 Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas Kota Depok terdampak. Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono yang meninjau lokasi menduga jebolnya tanggul disebabkan  adanya bangunan tanggul di bagian tengah yang sudah tak berfungsi.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa tanggul Kali Cabang Tengah jebol. Kami langsung meninjau ke lokasi bersama SDA Provinsi Jabar. Insya Allah permasalahan banjir ini bisa tertangani,” ujar Imam yang didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat serta Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Depok Jaya.

Dari hasil pantauan langsung di lapangan, dia menduga jebolnya air juga disebabkan adanya bangunan tanggul di bagian tengah yang sudah tak berfungsi. Sehingga menghambat laju dan membuat luapan aliran hingga ke pemukiman warga sekitar.

Ketua DPD PKS Kota Depok ini juga berharap dengan terjunnya langsung pihak Dinas SDA Pemprov Jabar dapat membuat banjir segera tertangani dengan baik. Dia juga mengucapkan turut berduka cita, kepada warga yang terkena musibah banjir. “Semoga Allah mudahkan sebagai penggantinya. Apabila ada yang perlu dibantu bias berkoordinasi melalui ketua LPM Depok Jaya,” sambungnya.

Terpisah, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Damkar Kota Depok, Deny Romulo Hutauruk mengatakan, kejadian terjadi pada Sabtu (17/4) pukul 18.30 WIB dan timnya segera menangani sekitar pukul 21:50 WIB. “Yang dilakukan oleh Damkarya itu, melakukan assesment, pemantauan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta melakukan evakuasi,” tuturnya kepada Radar Depok, (18/4).

Lebih lanjut, Deny menuturkan, ada sebanyak 22 keluarga yang terdampak atas kejadian banjir ini.“Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kali ini,” lanjutnya.

Selain Damkar Kota Depok, terdapat Tagana, Dinas PUPR, PMI, TNI Babinsa, Polisi, serta Pokdar yang juga berada di lapangan saat itu. “Semua bergerak cepat dan sudah ada bantuan yang dating saat itu juga,” jelasnya.

Sementara, Ketua LPM Kelurahan Depok Jaya, Yudi Yanto mengatakan, kali Irigasi itu mengalami perubahan setelah perbaikan sebelumnya. Awalnya, terdapat dua pintu air dan sebuah tanggul di tengah.  “Setelah perbaikan, tengahnya jadi agak tinggi dan pintu pembuangannya cuma satu,” ungkapnya.

Akibat guyuran hujan deras disertai aliran debit air menyebabkan turap dari pintu air satu-satunya itu jebol. Kemudian, tanggul yang terlalu tinggi membuat air tertahan, sehingga mengakibatkan tumpah ke pemukiman warga. “Stukturnya DAM nya terlalu tinggi. Mungkin untuk antisipasi jangka pendeknya jadi bisa dibongkar (diturunkan) agar aliran airnya lancar, tidak tertahan,” bebernya.

Kasi Operasi dan Pemeliharaan Bidang Sumber Daya Air (SDA), DPUPR Kota Depok, Bahtiar Ardiansyah menuturkan, akibat banjir yang melanda pemukiman warga, turap existing ambrol dan batang pohon sepanjang dua meter sehingga menutup pintu air. “Alat berat DPUPR sudah mengangkat keduanya dan aliran air telah terkendali,” ucapnya. (rd/daf/dis)

Jurnalis : Daffa Syaifullah, Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar