Mukhlis Effendi beri penjelasan LD PBNU
BERI KETERANGAN: Ketua Divisi Hukum Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU), Mukhlis Effendi. Pihaknya akan melaporkan Joseph Paul Zhang atas dugaan penistaan agama.  FOTO: IST

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) akan melaporkan Joseph Paul Zhang, atas dugaan penistaan agama. Bahkan, bukan hanya menghina Islam, Youtuber itu juga telah menantang polisi.

Ketua Divisi Hukum LD PBNU, Mukhlis Effendi mengatakan, upaya menempuh jalur hukum adalah tindakan tegas yang perlu dilakukan untuk memberi efek jera pelaku sekaligus mencegah timbulnya provokasi.

“Kalau sudah menghina agama, menghina Nabi, maka LD PBNU wajib memberikan pelajaran terhadap pelaku dengan menempuh jalur hukum,” tutur Mukhlis kepada Radar Depok, Minggu (18/4).

Rencananya, Mukhlis akan memimpin langsung laporan tersebut ke Polda Metro Jaya pada Senin, 19 April 2021.

“Insha Allah Senin (19/4), kami akan ke Polda melaporkan kasus ini. Ini adalah negara hukum, segala sesuatu yang menyalahi aturan tentu ada konsekuensinya,” tegas Mukhlis.

Menurut dia, Jozeph tidak hanya melakukan penistaan agama Islam dengan menghina Nabi Muhammad SAW, namun juga menantang kepolisian untuk menangkapnya. Hal ini menurutnya tidak bisa dianggap sepele.

“Hal ini tentu sangat meresahkan jika proses hukum tidak dilakukan, karena berpotensi membuat lebih banyak orang melakukan penistaan agama serta melecehkan institusi kepolisian.”

Lebih lanjut Mukhlis berpesan, agar umat Islam tetap sabar dan waspada dengan adanya upaya-upaya adu domba dan narasi kebencian yang memancing konflik seperti dalam kasus ini.

Dia pun menyebut bahwa di zaman ini fitnah rentan bermunculan yang bertujuan memprovokasi Muslim. Mukhlis berharap semua bisa bersabar dan tidak tersulut emosi, terlebih saat ini adalah bulan Ramadhan.

Perlu diketahui, Jozeph diduga melakukan penistaan agama Islam dengan melakukan diskusi daring melalui Zoom yang kemudian diunggah ke saluran Youtube miliknya dengan judul Puasa Lalim Islam. Dalam video diskusi itu, ia mengatakan Allah SWT dikurung di Ka’bah.

Tak hanya sampai di sana, Jozeph menantang siapa pun untuk melaporkan dirinya kepada pihak berwajib. Ia juga menawarkan imbalan masing-masing sebesar Rp1 juta kepada lima pelapor pertama.

“Yang bisa laporin gua penistaan agama, nih gua nih nabi ke-26 Josep Fauzan meluruskan kesesatan ajaran nabi ke-25 dan kecabulan yang maha cabul,” kata Jozeph dalam video tersebut. (rd/dis)

 

Jurnalis: Putri Disa

Editor: M. Agung HR