KUNJUNGI : Kapolsek, Danramil, Camat, dan petugas medis melakukan door to door untuk rapid antigen, di wilayah Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Selasa (18/5).FOTO: LULU/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Kapolsek Sukamajaya, Danramil, Camat dan petugas medis melakukan door to door kepada 10 warga Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong yang baru pulang dari kampung halaman, untuk menjalani rapid test antigen.

Kapolsek Sukmajaya, AKP Syafri Wasdar menerangkan, ada tiga pelayanan yang dibuat bagi masyarakat yang balik dari mudik lebaran.

“Baik rapid antigen secara langsung di Polsek ataupun di Puskesmas, jemput bola melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta door to door,” ucapnya kepada Radar Depok, Selasa (18/5).

Bagi masyarakat yang tidak bisa datang ke fasilitas yang sudah disediakan, maka bisa di jemput dengan tiga pilar atau bisa didatangi secara oleh petugas kesehatan.

“Di wilayah hukum Polsek Sukmajaya ada 118 masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Kalau untuk di Kecamatan Cilodong sendiri ada 44 orang yang memiliki surat ijin,” terangnya.

Selama dua hari ini, sudah ada 24 orang yang di lakukan rapid antigen dan hasilnya semua non reaktif.

“Kemarin ada 14 yang datang secara langsung datang ke Polsek dan Puskesmas, dan untuk hari ini ada 10 orang melalui door to door,” ujarnya.

Sementara, Camat Cilodong, Supomo mengatakan, hingga hari ini, pihak RT dan RW yang ada di wilayah Cilodong masih terus mendata pemudik yang tidak memiliki ijin.

“Kami menghimbau agar seluruh RT dan RW di masing-masing lingkungan dapat melaporkan jika ada warganya yang belum di rapid antigen. Masyarakatnya juga kami harapkan kooperatif,” tuturnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan melalui rapid antigen, seluruhnya dinyatakan non reaktif, sehingga masyarakat sudah bisa aktifitas kembali.

“Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat menekan penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Cilodong,” tandasnya.(rd/tul)

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Febrina