rapid pancoranmas cipayung
CEK : Tenaga kesehatan sedang memeriksakan kondisi kesehatan pemudik di UPTD Puskesmas Mampang, Kamis (20/5). IST

RADARDEPOK.COM, MAMPANG – Sinergitas Tiga Pilar Kecamatan Pancoranmas-Cipayung bersama UPTD Puskesmas Mampang secara masif selama lima hari memeriksakan kondisi kesehatan puluhan pemudik melalui Swab Tes Antigen. Diketahui, hasilnya negatif.

Kapolsek Pancoranmas, Kompol Tri Harijadi mengatakan, pelaksanaan Swab Tes Antigen tersebut ditujukkan bagi para pemudik yang telah kembali ke Depok dari kampung halaman.

“Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Depok. Para pendatang baru di Kecamatan Pancoranmas-Cipayung juga kami periksa kesehatannya,” ungkapnya kepada Radar Depok, Kamis (20/5).

Dia menambahkan, posko sentral Swab Tes Antigen untuk wilayah Kecamatan Pancoranmas-Cipayung terletak di UPTD Puskesmas Mampang dengan dua cara. Yaitu pelaksanaan di Puskesmas maupun ‘jemput bola’.

“Untuk di kelurahan lain dilakukan secara mobile oleh puskesmas atau Kampung Siaga Tangguh Jaya (KSTJ) nya masing-masing,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mampang, Iva Nur Faridah menuturkan bila selama lima hari, pihaknya telah mengecek kondisi 47 pemudik. Hasil menunjukan, puluhan orang itu dinyatakan negatif dari paparan Covid-19.

“Alurnya itu pemudik dilakukan Swab Antigen. Apabila negatid maka diminta isolasi mandiri selama tiga hari. Dan jika hasilnya positif, maka dilanjut PCR, dan isoman sampai keluar hasilnya,” tuturnya.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan RT/RW dan Tiga Pilar terkait kepulangan pemudik. Dia berharap, tidak terjadi lonjakan kasus maupun klaster baru Covid-19.

“Alhamdulillah, RT/RW secara proaktif melaporkan warganya yang telah pulang mudik ke posko, dibantu pihak kepolisian untuk menjemput dan mengarahkan ke lokasi. Setiap hari kita stand by,” tukasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro