MONITORING: Tim Penilaian Kelurahan Abadijaya meninjau salah satu RW.FOTO: DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM РTiga RW didapuk untuk mewakili Kelurahan Abadijaya dalam rangka lomba Menanam Cinta di Pekarangan dengan Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga (Nacipera Falimtura) dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok. Pemilihan ini setelah Lurah Abadijaya, Widiyanto bersama stakeholder melakukan monitoring.

Lurah Abadijaya, Widiyanto mengatakan, dirinya bersama Pokja sehat, KWT, TP-PKK, dan Bank Sampah kelurahan telah melakukan pendataan, evaluasi, dan wawancara kepada RW 10, 18 dan 27 sebelum diseleksi di tingkat kecamatan.

“Monitoring ini juga sebagai ajang pembinaan, karena persiapannya masih belum merata. Dari 29 RW yang ada, hanya tiga saja yang akan mengikuti seleksi di tingkat kecamatan,” ucapnya kepada Radar Depok.

Dia menambahkan, tiga RW tersebut tentunya memiliki keunggulan masing-masing. Antara lain dengan Memanfaatkan pekarangan melalui konsep Rumah Pangan Lestari (RPL), maupun pengefektifan Bank Sampah tingkat RW.

“RW10 unggul di KRPL berjalan di tingkat RT. Di RWpun sudah dua kali memanen lele dan dipasarkan ke warganya sendiri. RW27 sudah berjalan juga KRPL. Tetapi kalau RW18, Bank sampahnya yang berjalan,” bebernya.

Dirinya berharap, dari ketiga RW tersebut, setidaknya satu RW bisa maju mewakili Kecamatan Sukmajaya, beradu taji dalam lomba Menanam Cinta di Pekarangan dengan Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga (Nacipera Falimtura) dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok.

“Minimal satu RW muncul datanya di tingkat kecamatan. Maksimal ketiganya. Semoga yang terbaik dan kami akan berusaha semaksimal mungkin,” tutupnya.(rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Febrina