lubang biopori pengasinan
BUAT LUBANG : Plt Lurah Pengasinan, Asep (kiri) sedang membuat lubang biopori bersama salah seorang stafnya. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, PENGASINAN – Aparatur Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, kembai menggalakkan program pembuatan lubang biopori. Hal ini dilakukan untuk menggenapi janji 100 hari kerja Walikota Depok dan Wakil Walikota Depok terpilih.

Plt Lurah Pengasinan, Asep Suherman mengatakan, pembuatan lubang biopori ini sebelumnya sempat tertunda lantaran datangnya bulan puasa Ramadan. Maka dari itu, setelah lebaran, pihaknya optimis dapat mengebut pengerjaan lubang biopori sebelum jatuh tempo.

Kemarin kan puasa, orang-orang pada fokus untuk menjalankan ibadah. Kami tidak mau ganggu itu. Makanya kami upayakan di bulan ini bisa dimaksimalkan kembali pembuatannya,“ kata Asep kepada Radar Depok, Jumat (21/05).

Pihaknya sudah menyediakan sedikitnya 160 paralon berukuran setengah meter lengkap dengan tutupnya untuk dibagikan ke pengurus lingkungan yang ada di sana.

Kami menargetkan minimal ada 160 lubang biopori yang dibuat di sini,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia hanya mendorong dan mendukung program tersebut. Jika masyarakat memiliki inisiatif membuat lubang biopori melebihi target yang mereka tentukan, itu merupakan hal yang sangat bagus. Karena fungsi dari lubang biopori ini sangat penting untuk menunjangn kelangsungan hidup masayrakat itu sendiri.

Lubang biopori ini berfungsi sebagai resapan air, untuk menjaga ketersediaan air tanah dan mencegah banjir. Kalau warga peduli akan lingkungannya ya wajib untuk membuat lubang ini, karena manfaatnya nanti buat mereka juga,” bebernya.

Dia menambahkan, saat ini pembuatan lubang biopori sudah mencapai 100 lubang atau sekitar 65 persen, ditargetkan akhir Mei ini pembuatan 160 lubang biopori bisa tercapai. “Kami berharap akhir bulan ini sudah rampung semua lubangnya,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro