PNS
BERAKTIFITAS : Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) beraktifitas saat jam istirahat di Balaikota Depok, beberapa waktu lalu. FOTO : DOK. RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Depok pasti lagi was-was. Keladinya, Kementerian Keuangan telah mengedarkan Surat Menkeu bernomor: S-408/MK.02/2021 terkait pemotongan gaji ke-13. Rencananya, bila tak ada aral melintang gaji ke-13 PNS Depok baru dicairkan akhir Juni atau awal Juli 2021.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana mengatakan, terkait SE Menteri Keuangan tentang pemotongan gaji ke-13, merupakan edaran untuk kementerian, bukan untuk daerah. “Itu baru untuk kementerian, bukan untuk daerah. Sedangkan daerah masih menunggu ketentuannya lagi,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, Senin (24/5).

Nina menyebut, gaji ke-13 kemungkinan baru akan turun pada Juni akhir atau bisa jadi pada Juli 2021. Dengan dasar gaji yang digunakan adalah gaji pada Juni 2021. “Untuk dicairkannya, masih menunggu aturan” jelas Nina.

Perlu diketahui, Kementerian Keuangan telah mengedarkan Surat Menkeu bernomor: S-408/MK.02/2021 yang ditujukan kepada para menteri, Jaksa Agung, Kapolri, pimpinan lembaga pemerintahan non kementerian, dan kesekretariatan lembaga negara, terkait penghematan belanja kementerian atau lembaga Tahun Anggaran (TA) 2021.5.24.

Dalam edaran tersebut, Menkeu Sri Mulyani meminta seluruh lembaga dan kementerian melakukan penghematan belanja terhadap alokasi tunjangan kinerja (Tukin) hari raya dan gaji ke-13.(dis/rd)

Jurnalis : Putri Disa 

Editor : Fahmi Akbar