KUNKER : Ketua Badan Kehormatan DPRD Jawa Barat, H.M Hasbullah Rahmad saat menerima Badan Kehormatan DPRD Kota Depok di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Rabu (19/05). FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Usai libur Idul Fitri 1442 Hijriah, Badan Kehormatan DPRD Kota Depok melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jawa Barat di Bandung. Salah satu yang menjadi bahasan adalah kehadiran anggota dewan di rapat paripurna dan penggunaan zoom meeting.

Agenda yang dilaksanakan Rabu (19/05) dipimpin Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Depok, Rezky M. Noor didampingi Anggota Badan Kehormatan DPRD Kota Depok, yakni Qurtifa Wijaya, Veronika Wiwin Widarini dan Nurdi Al Ardisoma.

“Alhamdulillah, kunjungan kami diterima langsung Ketua Badan Kehormatan DPRD Jabar, Bang Has (H.M Hasbullah Rahmad. Red) yang merupakan dewan dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi), Bang Has dan kami kan sudah sangat akrab, apalagi beliau pernah mengabdi di DPRD Kota Depok dan Mantan Ketua DPD PAN Kota Depok,” kata Mpok Kiki –sapaannya- kepada Radar Depok.

Insert : Ketua Badan Kehormatan DPRD Jawa Barat, H.M Hasbullah Rahmad saat menerima Laporan dari Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Depok, Rezky M. Noor didampingi anggota di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Rabu (19/05). FOTO : ISTIMEWA

Politikus perempuan Partai Gerindra ini mengungkapkan ikhwal kunjungannya ke Badan Kehormatan DPRD Jabar tersebut, selain silaturahmi pihaknya juga membahas beberapa topik.

“BKD di DPRD merupakan alat kontrol bagi Anggota DPRD Kota Depok. BKD sendiri merupakan Provos-nya di DPRD Kota Depok, terlebih saat pandemi Covid-19, di mana sejumlah agenda yang mengharuskan zoom meeting,” ucap Mpok Kiki.

Sementara, Qurtifa Wijaya menambahkan, Kunker tersebut membahas terkait kehadiran di paripurna dan penggunaan zoom meeting.

“Memang adanya pandemi Covid-19 membuat kita harus berinovasi dan harus tetap menjalankan tugas pokok dan fungsi dewan, termasuk di BKD,” kata Qurtifa.

Dari hasil diskusi dengan Bang Has, Politikus PKS ini mengungkapkan, di DPRD Jabar walaupun sebagian anggota dewan ikut paripurna menggunakan zoom meeting, tetap diharuskan hadir dan diabsen  di kantor dewan, serta bisa menggunakan zoom méeting di ruang fraksi, komisi atau pribadi.

“Jadi tidak di rumah atau tempat lainnya di luar kantor. Yang ini mau coba diusulkan dan disampaikan oleh BKD ke pimpinan dewan dan fraksi-fraksi, apakah bisa juga diterapkan di DPRD Depok,” ucap Qurtifa. (cky)

 

Editor : Ricky Juliansyah